RT “Canggih” di Gandaria Utara: Keamanan Berbasis Teknologi Dipadu Suara Malam Betawi

10 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMInovasi keamanan lingkungan berbasis teknologi sekaligus pendekatan budaya muncul dari kawasan padat di Gandaria Utara. Di bawah kepemimpinan Ketua RT 11 RW 7, Iptu Imam Basori, warga setempat berhasil mengembangkan sistem keamanan terpadu yang kini menjadi sorotan.

Berbagai terobosan telah diterapkan, mulai dari penggunaan e-Gate 11 sebagai akses keluar-masuk, distribusi perangkat GPS untuk setiap kepala keluarga, hingga pemasangan panic button alarm di sejumlah titik. Inovasi terbaru yang menarik perhatian adalah hadirnya “suara malam” dengan logat Betawi yang diputar setiap pukul 22.00 WIB melalui pengeras suara di lingkungan tersebut.

Alih-alih menggunakan sirine atau imbauan formal, warga justru disapa dengan suara khas Betawi yang hangat untuk mengingatkan soal keamanan, waktu istirahat, dan kewaspadaan lingkungan. Imam Basori menjelaskan bahwa pendekatan ini sengaja dirancang agar terasa lebih dekat dengan warga.

“Ini bukan sekadar pengumuman, tapi pendekatan rasa. Biar warga merasa dijaga, bukan diawasi,” kata Imam Basori dalam keterangannya yang diterima Holopis.com, Selasa (5/5/2026).

Seluruh inovasi tersebut dibangun dari dana operasional RT sebesar Rp2,5 juta per bulan yang dikelola secara transparan dan difokuskan untuk kebutuhan keamanan serta sistem kontrol lingkungan yang terintegrasi.

Tak hanya itu, sistem keamanan di wilayah ini juga telah dilengkapi berbagai fitur yang tergolong maju untuk skala lingkungan RT, seperti akses e-Gate dengan kartu bernomor seri unik, CCTV yang terhubung langsung ke ponsel warga, panic button di titik strategis, pencatatan tamu selama 24 jam, hingga pengawasan ketat terhadap pendatang dan warga asing.

- Advertisement -

Keunggulan tersebut menarik perhatian jajaran kepolisian. Perwakilan Binmas Polda Metro Jaya, Susanto, bahkan turun langsung meninjau lokasi dan mengapresiasi sistem yang diterapkan.

Polda Metro Jaya
Anggota Kepolisian dari Polda Metro Jaya. [Foto : Istimewa]

“Awalnya kami kira ini hanya viral. Tapi ternyata ini sistem nyata yang berjalan efektif. Ini bisa jadi role model bagi RT lain,” kata Susanto.

Ia menilai konsep keamanan yang diterapkan di lingkungan tersebut sejalan dengan program kepolisian dalam membangun keamanan berbasis masyarakat, di mana peran warga menjadi kunci utama.

Lebih dari sekadar teknologi, keberhasilan sistem ini juga ditopang oleh kekuatan sosial warga. Rasa saling percaya, keterbukaan, dan kepedulian menjadi fondasi utama yang membuat sistem berjalan efektif.

Kini, RT 11 Gandaria Utara tidak hanya dikenal karena viral di media sosial, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa keterbatasan anggaran bukan halangan untuk menciptakan lingkungan yang aman, modern, dan humanis.

Di tengah berbagai inovasi canggih tersebut, “suara malam” berlogat Betawi justru menjadi simbol paling kuat, menegaskan bahwa keamanan terbaik selalu berawal dari kedekatan dan kebersamaan antarwarga.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU