Konsisten Tapi Belum Puas, Diggia Bongkar Masalah Ducati GP26 di MotoGP 2026

2 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Performa stabil ditunjukkan Fabio Di Giannantonio di awal MotoGP 2026. Namun di balik konsistensinya, rider VR46 Racing Team itu mengaku masih mencari setelan terbaik dari motor Ducati GP26.

Pembalap Fabio Di Giannantonio menjadi salah satu sorotan di awal musim MotoGP 2026. Rider dari VR46 Racing Team ini tampil konsisten dalam empat seri pertama, menjadikannya pebalap Ducati dengan performa paling stabil sejauh ini.

Pada balapan terakhir di Sirkuit Jerez, Diggia sukses meraih podium ketiga. Ia finis di belakang Alex Marquez, yang keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 40 menit 48,861 detik.

Tak hanya di Spanyol, Diggia juga tampil solid di tiga seri sebelumnya. Ia finis keenam di Thailand, kembali naik podium ketiga di Brasil, dan menempati posisi keempat di Amerika Serikat.

Rentetan hasil tersebut menunjukkan konsistensi Diggia dalam bersaing di papan tengah hingga depan, meski persaingan di MotoGP musim ini semakin ketat.

Meski tampil impresif, Diggia mengaku belum sepenuhnya puas. Ia menilai motor Ducati terbaru, Desmosedici GP26, masih belum mencapai performa optimal.

- Advertisement -

Dalam tes pasca-balapan di Jerez, Diggia finis di posisi kedelapan dengan waktu terbaik 1 menit 36,477 detik. Hasil ini menjadi bagian dari proses pengembangan motor.

“Sebut saja ini belum merupakan versi final dari paket tersebut, jadi sangat penting bagi Ducati untuk mengumpulkan data dan memahami cara mengembangkannya di masa depan,” kata Diggia seperti dikabarkan oleh GP One yang dikutip Holopis.com, Senin (4/5/2026).

Diggia menekankan bahwa pengembangan motor masih terus berjalan, terutama pada sektor aerodinamika yang dinilai krusial dalam performa motor modern.

“Sangat krusial untuk mendapatkan indikasi yang jelas tentang bagaimana cara kerja aerodinamika pada motor tersebut. Saya puas dengan hasilnya: meskipun hanya dengan beberapa komponen, kami mendapatkan umpan balik yang bagus untuk masa depan,” kata Diggia menambahkan.

Dengan performa yang sudah konsisten meski motor belum sempurna, peluang Diggia untuk tampil lebih kompetitif di seri-seri berikutnya terbuka lebar.

Jika Ducati berhasil menemukan setelan terbaik untuk GP26, bukan tidak mungkin Diggia akan menjadi ancaman serius dalam perebutan podium bahkan kemenangan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU