HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepanikan terjadi di landasan pacu Bandara Delhi, India saat pesawat milik Swiss International Air Lines yang hendak terbang menuju Zurich tiba-tiba membatalkan lepas landas. Pesawat jenis Airbus A330-300 itu batal lepas landas di detik-detik krusial.
Insiden tersebut memicu evakuasi darurat dan menyebabkan sejumlah penumpang terluka. Pesawat itu membawa total 245 orang, terdiri dari 232 penumpang yang termasuk empat bayi—dan 13 awak kabin.
Penerbangan LX147 dijadwalkan berangkat pada Minggu dini hari, namun situasi berubah drastis sekitar pukul 01.00 waktu setempat.
Masalah pada salah satu mesin muncul tepat saat pesawat bersiap lepas landas. Awak kabin langsung mengambil keputusan cepat dengan membatalkan proses take-off demi keselamatan.
“Awak pesawat membatalkan lepas landas dan, setelah menilai situasi, memutuskan sebagai tindakan pencegahan untuk mengevakuasi pesawat,” kata juru bicara maskapai dalam keterangannya dikutip dari Pioneer, Senin, (27/4/2026).
Keputusan evakuasi dilakukan dengan cepat menggunakan seluncuran darurat. Dalam situasi penuh tekanan tersebut, sejumlah penumpang mengalami cedera.
“Empat penumpang masih dirawat di rumah sakit. Seorang anggota awak kabin mengalami keseleo pergelangan kaki. Anggota awak lainnya tidak terluka,” lanjut juru bicara maskapai.
Sementara itu, enam penumpang lainnya sempat menjalani pemeriksaan medis di lokasi. Maskapai juga menyediakan tangga bagi penumpang yang tidak dapat menggunakan seluncuran darurat.
Namun, hingga kini, penyebab pasti para penumpang mengalami luka masih belum dapat dipastikan.
Informasi awal menyebutkan adanya asap yang terlihat dari sisi kiri roda utama pesawat. Bahkan sempat muncul laporan awal terkait kemungkinan pecah ban sebelum akhirnya dikonfirmasi adanya indikasi asap dari area roda pendaratan.
Situasi ini membuat otoritas bandara langsung menetapkan status darurat penuh di landasan.
Operator bandara Delhi International Airport Limited (DIAL) memastikan seluruh prosedur keselamatan langsung dijalankan begitu insiden terjadi.
“Semua protokol keselamatan yang ditetapkan segera dilaksanakan, dan penumpang dievakuasi dengan aman. Operasi bandara tetap tidak terpengaruh,” demikian pernyataan DIAL dalam keterangan resminya.
Misterius insiden ini kini dalam penyelidikan oleh Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB), yang bertugas mengusut kecelakaan dan insiden serius di sektor penerbangan. Pihak maskapai juga menyatakan komitmennya untuk mengungkap penyebab pasti gangguan mesin yang memicu insiden tersebut.
“Kami menyadari bahwa kejadian seperti ini dapat menimbulkan stres dan trauma bagi mereka yang terkena dampaknya. Tim kami tetap menjalin kontak erat dengan penumpang dan terus mendukung mereka bahkan setelah situasi saat ini berakhir,” ujarnya.
Pasca insiden, seluruh penumpang dievakuasi dan kemudian dipindahkan ke hotel. Maskapai memastikan setiap penumpang mendapatkan solusi perjalanan alternatif.
“Kami berhasil menemukan solusi individual bagi semua penumpang untuk melanjutkan perjalanan mereka dan tetap berhubungan dengan mereka,” kata juru bicara tersebut.
Adapun, tim teknis dari Swiss dijadwalkan terbang ke Delhi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat sebelum langkah lanjutan ditentukan.

