HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia kembali menyisakan kesan mendalam bagi mahasiswa Indonesia di sana. Salah satunya datang dari Alya, mahasiswi asal Cirebon, Jawa Barat, yang saat ini menempuh studi di Higher School of Economics, Moskow.
Alya mengaku pertemuannya dengan Prabowo bukanlah yang pertama. Ia sebelumnya pernah bertemu langsung pada Desember lalu saat kunjungan kenegaraan di tengah musim dingin Rusia. Namun, momen tersebut justru menjadi pengalaman yang tak terlupakan baginya.
“Saat kedatangan beliau bulan Desember lalu, ketika kami berada di luar dalam hujan salju yang deras, Bapak mempersilakan kami masuk ke dalam hotel dan menyambut kami dengan sangat baik,” tutur Alya, Senin (13/4/2026).
Menurut Alya, sikap tersebut menunjukkan kepedulian dan perhatian Prabowo terhadap mahasiswa Indonesia di luar negeri. Ia menilai, di balik sosok pemimpin negara, Prabowo tetap menunjukkan sisi humanis yang sederhana.
Mahasiswi jurusan Bisnis Informatika ini juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kepribadian Prabowo yang dinilai kalem dan bersahaja. Baginya, pengalaman bertemu langsung dengan Presiden menjadi kebanggaan tersendiri.
“Harapan saya untuk Bapak, semoga sehat selalu dan terus memperjuangkan yang terbaik untuk Indonesia ke depannya,” ujarnya.
Tak hanya itu, Alya juga berharap kunjungan kenegaraan Prabowo ke Rusia dapat membawa dampak positif bagi hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang pendidikan.
Ia berharap ke depan semakin banyak peluang kerja sama antara Indonesia dan Rusia, termasuk peningkatan jumlah beasiswa bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh pendidikan di Negeri Beruang Merah tersebut.
“Harapan saya ke depannya semakin banyak kerja sama Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang pendidikan, seperti peningkatan jumlah mahasiswa yang mendapatkan scholarship untuk datang ke Rusia,” tutup Alya.
Kunjungan ini pun menjadi salah satu momentum penting dalam mempererat hubungan Indonesia dan Rusia, tidak hanya dalam bidang diplomasi, tetapi juga pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.


