HOLOPIS.COM, JAKARTA – Komitmen menjaga kedaulatan laut Indonesia di wilayah timur kembali diperkuat. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui Wing Udara 3 Puspenerbal menggelar operasi strategis dengan mengerahkan pesawat patroli maritim ke kawasan Papua.
Komandan Wing Udara 3, Kolonel Laut (P) Arief Sukmono Akbar, menghadiri langsung prosesi merplug atau penyambutan penugasan pesawat CN 235-220 MPA yang akan beroperasi di wilayah perairan timur Indonesia.
Menariknya, Komandan Guskamla Koarmada III, Laksma TNI Elmondo Samuel Sianipar, turut berada di dalam pesawat untuk memantau langsung kondisi lapangan selama operasi berlangsung.
Langkah ini menunjukkan keseriusan TNI AL dalam memastikan pengawasan wilayah laut berjalan optimal dan responsif terhadap setiap potensi ancaman.
Pesawat CN 235-220 MPA yang diterjunkan bukan sekadar alat transportasi udara. Pesawat ini dirancang khusus sebagai Maritime Patrol Aircraft (MPA) dengan kemampuan mengawasi wilayah laut luas secara berkelanjutan.
Lalu, bisa mendeteksi aktivitas ilegal atau mencurigakan secara cepat, mengirimkan data real-time untuk mendukung pengambilan keputusan.
Dengan kemampuan jelajah panjang dan sensor modern, pesawat ini menjadi ujung tombak pengawasan di wilayah kepulauan seperti Papua.
Menurut Kolonel Arief, operasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kawasan, khususnya di Biak Numfor dan sekitarnya.
“Operasi ini adalah wujud profesionalisme prajurit kita. Kami ingin memastikan kedaulatan laut di wilayah timur tetap terjaga melalui kesiapsiagaan penuh,” ujar Kolonel Arief.
Sementara itu, Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut menegaskan bahwa penguatan patroli udara ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keamanan laut nasional.
“Pengoperasian pesawat patroli maritim ini menjadi bagian dari upaya TNI AL dalam meningkatkan pengawasan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan strategis timur, guna menjaga kedaulatan dan keamanan laut secara berkelanjutan,” demikian keterangan Dispen TNI AL.

