TNI AU Perkuat Pasukan Senyap: Sandi Jadi Senjata Kunci Hadapi Perang Modern

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Di tengah perubahan lanskap peperangan global yang semakin bergeser ke ranah digital, TNI Angkatan Udara mulai memperkuat lini pertahanan tak terlihat—persandian dan keamanan informasi.

Melalui Dinas Pengamanan dan Sandi TNI Angkatan Udara, pelatihan intensif digelar untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi ancaman siber yang kian kompleks.

- Advertisement -

Kegiatan ini berlangsung di Skadron Pendidikan (Skadik) 304 dan menjadi bagian dari strategi besar TNI AU dalam beradaptasi dengan era perang modern.

Perang kini tak lagi hanya soal senjata dan kekuatan fisik. Ancaman berkembang ke arah serangan siber; kebocoran data strategis; perang informasi.

- Advertisement -

Dalam konteks ini, peran personel sandi menjadi krusial. Bukan hanya menjaga komunikasi, tetapi juga memastikan seluruh informasi militer tetap aman dari pihak lawan.

Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AU, pelatihan ini mengusung tema besar peningkatan kapabilitas personel sandi untuk menghadapi tantangan perang modern.

Kegiatan dibuka oleh Sesdispamsanau Kolonel Pnb Eko Adi Nugroho yang mewakili pimpinan Dispamsanau, Marsma TNI Rachmat Mestika.

Latihan keterampilan persandian memiliki arti penting dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme personel sandi TNI Angkatan Udara. Ia juga menyoroti perubahan besar dalam pola peperangan. Sebab, ancaman tidak lagi hanya bersifat konvensional, tetapi juga berkembang pada ranah siber dan informasi.

Pelatihan ini tidak sekadar teori, tetapi juga mencakup praktik teknis dan operasional.

Beberapa materi utama yang diberikan meliputi pengamanan persandian dan materiil sandi; tunjangan pengamanan sistem komunikasi; pengenalan tanda tangan elektronik; dan latihan operasional aplikasi keamanan.

Materi disampaikan oleh para instruktur internal TNI AU serta pakar dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Keterlibatan BSSN menunjukkan pentingnya sinergi antar lembaga dalam menghadapi ancaman siber nasional.

Pun, melalui kolaborasi ini, diharapkan ada standar keamanan meningkat. Lalu, teknologi persandian lebih mutakhir. Dengan meningkatkan kapasitas personel sandi, TNI AU tengah menyiapkan diri menghadapi serangan siber, perang informasi,
ancaman digital global.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru