Dari Colombo ke Singapura, Taruna TNI AL Bawa Nama Indonesia Mendunia

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kapal layar latih kebanggaan TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci, kembali mengarungi samudra dalam misi besar yang tak sekadar pelayaran biasa. KRI Bima Suci melanjutkan pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dalam rangka Latihan Kartika Jala Krida (KJK) 2026.

Usai menuntaskan rangkaian kegiatan di Colombo, Sri Lanka, kapal yang membawa Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Korps Pelaut Angkatan ke-73 itu resmi bertolak menuju Singapura sebagai etape keempat dari total 12 rute pelayaran. Keberangkatan berlangsung dari Pelabuhan Bandaranaike Quay 2, Sabtu (18/04/2026), dalam suasana penuh khidmat.

- Advertisement -

Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Sri Lanka, Dewi Gustiana Tobing. Selain itu, dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk perwakilan TNI AL serta otoritas Angkatan Laut Sri Lanka.

Kehadiran jajar kehormatan menjadi simbol kuat dukungan terhadap misi diplomasi yang diemban para taruna.

- Advertisement -

Sebelum meninggalkan dermaga, Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto menyampaikan laporan kesiapan pelayaran. Seluruh kegiatan selama di Colombo dinyatakan berjalan aman dan lancar, mencerminkan profesionalisme sekaligus kesiapan operasional kapal.

Diiringi alunan Genderang Suling Gita Jala Taruna, tali tros dilepas. Perlahan namun pasti, KRI Bima Suci meninggalkan dermaga, membawa misi persahabatan antarbangsa sekaligus pembelajaran nyata bagi para taruna di tengah samudra.

Selama berada di Sri Lanka, para taruna tidak hanya menjalani latihan teknis pelayaran, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan diplomasi. Mulai dari Courtesy Call, Mutual Ship Visit, olahraga bersama kadet setempat, hingga kirab budaya di Galle Face Green yang mendapat sambutan hangat masyarakat.

Menurut keterangan resmi Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, pelayaran ini memiliki makna strategis yang lebih luas.

“Pelayaran KJK bukan hanya Latihan. Tetapi, juga sarana diplomasi maritim untuk mempererat hubungan antarnegara serta membentuk karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan para taruna sebagai calon perwira TNI AL,” demikian disampaikan Dinas Penerangan TNI AL dikutip pada Senin, (20/4/2026).

Singapura menjadi tujuan berikutnya dalam rangkaian panjang pelayaran ini, setelah sebelumnya KRI Bima Suci singgah di Jakarta, Belawan, dan Colombo. Setiap etape bukan hanya titik persinggahan, melainkan panggung diplomasi yang memperkuat citra Indonesia di mata dunia.

Melalui pelayaran ini, TNI AL tidak hanya menunjukkan kekuatan laut. Namun, juga mengedepankan pendekatan persahabatan dan budaya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru