MUI Ajak Umat Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan Lebaran 2026

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kembali menjadi perhatian publik. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Muhammad Cholil Nafis, mengajak umat Islam untuk tetap menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah potensi perbedaan tersebut.

Menurut Kiai Cholil, sidang isbat bukan sekadar forum penetapan awal bulan Hijriah, tetapi juga ruang musyawarah untuk menjaga ukhuwah Islamiyah.

“Sidang ini menjadi ruang bersama untuk bermusyawarah, sehingga keputusan yang diambil diharapkan mampu menjaga persatuan umat,” ujarnya dalam konferensi pers Sidang Isbat di Jakarta, Kamis (19/3/2026), dikutip Holopis.com.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati keputusan pemerintah sebagai representasi ulil amri. Dalam hal ini, keputusan Kementerian Agama diharapkan menjadi pegangan bersama dalam mengakhiri perbedaan.

Kiai Cholil mengutip kaidah fikih hukmul hakim ilzamun wa yarfa’ul khilaf, yang menegaskan bahwa keputusan pemerintah bersifat mengikat dan dapat menyelesaikan perbedaan di tengah masyarakat.

Meski demikian, ia tetap menekankan pentingnya sikap toleransi terhadap perbedaan yang mungkin muncul.

- Advertisement -

“Kita tetap mentoleransi saudara-saudara kita yang memiliki keyakinan penentuan awal syawal yang berbeda. Namun, kebersamaan dan persatuan tetap harus kita jaga,” katanya.

Menurutnya, perbedaan dalam penentuan awal Syawal adalah hal yang wajar dalam praktik keagamaan, namun tidak boleh menjadi sumber perpecahan.

Lebih jauh, ia mengajak umat Islam untuk mempertahankan nilai-nilai kebersamaan yang telah dibangun selama Ramadan.

“Kita telah menjalani Ramadhan dengan penuh kebersamaan. Mari kita jaga nilai-nilai itu di bulan-bulan berikutnya,” tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Sidang Isbat telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, setelah hasil hisab dan rukyat menunjukkan hilal belum terlihat.

Kiai Cholil berharap keputusan tersebut tidak hanya menjadi penanda hari raya, tetapi juga momentum memperkuat persatuan umat Islam di Indonesia, bahwa di tengah perbedaan, harmoni tetap bisa dijaga.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU