TNI AD Terima 584 Perwira Baru, Ancaman Siber Jadi Sorotan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Darat resmi menerima ratusan perwira muda yang baru menyelesaikan pendidikan Perwira Karier (PK) Tahun Anggaran 2026. Momentum ini menjadi awal perjalanan pengabdian para perwira remaja dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memperkuat kesiapan TNI AD menghadapi dinamika ancaman modern.

Upacara penerimaan Perwira Remaja (Paja) tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen Muhammad Saleh Mustafa di Lapangan Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Sebanyak 584 Perwira Remaja resmi bergabung dengan TNI AD setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Perwira (Dikmapa) Perwira Karier.

Upacara ini merupakan tradisi penting di lingkungan TNI AD yang menandai bergabungnya para perwira muda ke dalam keluarga besar angkatan darat. Selain itu, jadi awal perjalanan mereka sebagai calon pemimpin masa depan militer.

Ratusan Paja yang mengikuti upacara terdiri dari berbagai jalur pendidikan, antara lain:
327 Paja PK TNI Reguler; 125 Paja PK Program Khusus (Abituren UNHAN, STIN, dan PSSN); 25 Paja PK Program Khusus Cyber; 107 Paja PK Program Khusus lainnya.

Para perwira tersebut diharapkan bisa membawa inovasi serta memperkuat kemampuan TNI AD dalam menghadapi tantangan pertahanan yang semakin kompleks.

- Advertisement -

Ancaman Global Kian Kompleks

Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak yang dibacakan Wakasad, ditegaskan bahwa para perwira muda memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara di tengah dinamika global yang terus berubah.

Menurut KSAD, perkembangan geopolitik dan teknologi membuat spektrum ancaman terhadap pertahanan negara semakin luas.

“Kompleksitas ancaman global dan regional yang semakin tidak menentu, mulai dari perang yang sulit diprediksi, disrupsi siber, hingga dinamika geopolitik yang penuh ketidakpastian, menempatkan TNI AD pada spektrum penugasan yang jauh lebih luas dan multidimensional,” demikian pesan KSAD.

KSAD juga menekankan bahwa pertahanan negara tak lagi hanya mengandalkan kekuatan tempur konvensional. Tapi, menurut dia, mesti siap menghadapi ancaman asimetris seperti serangan siber dan perkembangan teknologi militer modern.

Pun, di akhir amanatnya, KSAD berpesan kepada para perwira remaja agar mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan dalam menjalankan tugas di satuan.

Para perwira juga didorong untuk menumbuhkan budaya inovasi dan terus memberikan kontribusi nyata dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

KSAD menyampaikan pesan bahwa keberhasilan seorang perwira tidak hanya diukur dari jabatan yang diraih. Tapi, juga dari dampak positif yang dapat diberikan kepada anggota, satuan, maupun masyarakat.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU