Fakta di Balik Video Danrem dan Ajudan yang Heboh di Jogja Marathon

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Video yang memperlihatkan seorang perwira tinggi TNI AD (Angkatan Darat) bersama ajudannya saat mengikuti ajang Jogja Marathon 2026 menjadi perbincangan hangat di media sosial. Rekaman tersebut beredar luas setelah diunggah sejumlah akun, salah satunya @eventlari.id.

Dalam video yang viral itu, terlihat seorang ajudan dihentikan oleh petugas saat lomba berlangsung. Momen tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Menanggapi ramainya pembahasan tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa insiden yang terjadi di lintasan bukanlah persoalan pelanggaran aturan, melainkan kesalahpahaman teknis di lapangan.

“Dapat kami jelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Danrem 072/Pamungkas saat kegiatan berlangsung,” kata Donny dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Donny menjelaskan bahwa perwira tinggi yang terlihat dalam video tersebut adalah Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, yang saat ini menjabat sebagai Danrem 072/Pamungkas.

Menurutnya, Yuniar mengikuti ajang marathon bersama istrinya, seorang anak, serta ajudannya. Keempatnya telah terdaftar secara resmi sebagai peserta dan memiliki nomor identitas atau Bib yang dikeluarkan penyelenggara.

- Advertisement -

Namun, saat perlombaan berlangsung, Bib milik ajudan diduga terlepas di tengah lintasan yang cukup padat. Kondisi itu membuat petugas kesulitan melakukan verifikasi sehingga ajudan tersebut sempat dihentikan untuk pemeriksaan.

“Dalam pelaksanaannya diduga nomor peserta tersebut terlepas saat berada di lintasan yang cukup padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas,” ungkap Donny.

Situasi itu kemudian terekam kamera dan beredar luas di media sosial. Dalam video yang viral, terlihat Brigjen Yuniar sempat berdiskusi dengan petugas setelah ajudannya diberhentikan ketika sedang berlari sambil mendokumentasikan kegiatan tersebut.

TNI AD memastikan persoalan tersebut telah diselesaikan. Pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas disebut telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung.

“Setelah kejadian tersebut, pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung. Seluruh pihak memahami bahwa kejadian tersebut murni merupakan persoalan teknis di lapangan dan telah diselesaikan dengan baik,” ujar Donny.

TNI AD juga mengapresiasi panitia yang dinilai telah menjalankan tugas sesuai prosedur demi menjaga ketertiban lomba. Donny pun mengimbau masyarakat agar menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya.

“Kami berharap masyarakat dapat melihat peristiwa ini secara proporsional dan tidak mengaitkannya dengan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” ucap Donny.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU