Serangan Udara Israel di Lebanon Tewaskan Sedikitnya 17 Orang

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA –  Sedikitnya 17 orang dilaporkan tewas akibat serangkaian serangan udara Israel di wilayah selatan dan timur Lebanon pada Minggu (8/3) sore waktu setempat, menurut sejumlah sumber di Lebanon. Kantor berita resmi Lebanon, National News Agency (NNA), melaporkan bahwa serangan udara Israel yang menargetkan sebuah rumah dan bengkel perbaikan mobil di pusat Kota Doueir, Lebanon selatan, menewaskan enam anggota dari satu keluarga.

Selain itu, dua serangan udara yang terjadi di Desa Alma al-Shaab dilaporkan menewaskan dua orang, yakni Sami Al-Ghafri, saudara laki-laki seorang pemuka agama setempat, serta seorang petani.

Sementara itu, penembakan artileri Israel yang menghantam sebuah area pertanian di Kota Yahmar al-Shaqif, Distrik Nabatieh, juga menimbulkan korban jiwa. Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sekitar 15 pekerja yang sebagian besar merupakan warga negara Suriah.

Menurut laporan NNA serta seorang pejabat Pertahanan Sipil Lebanon yang tidak disebutkan namanya, insiden tersebut menewaskan tujuh pekerja asal Suriah.

Di wilayah lain, dua serangan udara Israel di kamp pengungsi Ain al-Hilweh di Kota Sidon dilaporkan menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya.

Sementara di Lebanon timur, sebuah serangan yang menargetkan alat berat berupa ekskavator di Desa Brital dilaporkan menewaskan seorang warga negara Suriah dan melukai satu orang lainnya.

- Advertisement -

Sumber-sumber Lebanon juga menyebut bahwa serangan udara Israel yang terjadi sejak Minggu pagi di wilayah selatan Lebanon telah menyebabkan total korban tewas mencapai sekitar 40 orang.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan jumlah korban akibat bentrokan dengan Israel terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Menurut data kementerian tersebut, sejak 2 Maret hingga Minggu siang, jumlah korban tewas telah mencapai 394 orang. Di antara korban tersebut terdapat 83 anak-anak dan 42 perempuan.

Selain korban tewas, sedikitnya 1.130 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara sembilan petugas penyelamat juga dilaporkan meninggal dunia. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan laporan pada Sabtu (7/3), ketika Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat jumlah korban tewas sebanyak 294

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU