Luna Maya Hidupkan Legenda Suzzanna di Blok M

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Artis cantik Luna Maya kembali membuat heboh lewat karya terbarunya berjudul SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa. Aksinya ini sukses mencuri perhatian warga yang tengah berada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan langsung mengundang keramaian. Momen tersebut menjadi cara unik untuk memperkenalkan proyek film terbarunya kepada publik.

Di tengah antusiasme warga, Luna membuka poster berukuran besar bertuliskan SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa, film horor terbaru persembahan Soraya Intercine Films yang akan menjadi satu-satunya film Luna di tahun 2026. Membawa sosok ikonik Suzzanna ke ruang publik seperti Blok M disebutnya sebagai langkah tepat untuk mengenalkan kembali figur horor legendaris yang telah menemani penonton Indonesia dari generasi ke generasi.

“Beliau adalah seorang ikon, yang bisa dibilang menjadi salah satu tokoh ikonik di Indonesia, terutama di perfilman Indonesia. Dan sampai beliau sudah enggak ada pun masih terus diminati dan menjadi legenda,” ujar Luna Maya di lokasi.

Poster tersebut juga menampilkan detail menarik berupa elemen bunga melati, yang selama ini identik dengan karakter Suzzanna di film-film terdahulu. Dalam poster film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa, Luna tampak mengenakan roncean bunga melati yang memperkuat kesan klasik sekaligus mistis.

“Bunga melati itu kan identik dengan Bunda Suzzanna. Saat syuting, bukan cuma dipakai seperti yang terlihat di poster, aku juga coba makan. Rasanya pahit, tapi aromanya wangi banget,” ceritanya.

Pada Lebaran tahun ini, Luna berharap masyarakat memilih film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa sebagai tontonan bersama keluarga. Film ini disebut akan membawa IP Suzzanna ke level baru. Selain Luna, film tersebut juga dibintangi oleh Reza Rahadian dan Clift Sangra. Film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada Lebaran 2026.

- Advertisement -

Film ini berfokus pada sosok Suzzanna, seorang perempuan desa yang dikenal baik hati dan pendiam. Tanpa disadari, Suzzanna diam-diam menjadi objek cinta Bisman, penguasa desa yang terkenal kejam, ambisius, dan haus kekuasaan. Penolakan Suzzanna atas perasaan Bisman justru memicu amarah besar dalam diri pria tersebut.

Dikuasai oleh ambisi dan rasa memiliki yang berlebihan, Bisman melakukan tindakan keji dengan menyantet ayah Suzzanna hingga meregang nyawa. Kematian sang ayah menjadi pukulan telak bagi Suzzanna dan meninggalkan luka mendalam yang perlahan berubah menjadi dendam membara. Dalam keputusasaan dan rasa kehilangan, Suzzanna mulai menapaki jalan gelap dengan mempelajari ilmu santet demi membalas perbuatan Bisman.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Yatti Febri Ningsih
Muhammad Ibnu Idris
Yatti Febri Ningsih, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU