Festival Imlek Nusantara 2026 Catat Donasi Rp116 Miliar dan Rekor Dunia

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Lapangan Banteng menjadi saksi bisu sebuah fenomena langka pada Sabtu 28 Februari 2026 malam. Puncak Harmoni Imlek Nusantara–Imlek Festival 2026 berlangsung khidmat sekaligus meriah, mempertemukan cahaya lampion merah dengan syahdu bulan suci Ramadan dalam satu panggung persatuan.

Presiden RI Prabowo Subianto, yang hadir di tengah ribuan warga, menyebut momen ini sebagai refleksi paling murni dari jati diri bangsa. Ia terpukau melihat bagaimana tradisi Tionghoa dan nilai-nilai Islam bersanding rukun di jantung ibu kota.

“Imlek hadir berdampingan dengan Ramadan. Inilah wajah Islam di Indonesia: berbeda tapi rukun, beragam tapi satu tujuan,” ujar Presiden Prabowo dalam video testimoni.

Ia menegaskan bahwa kekuatan Indonesia justru terletak pada kemampuannya merawat perbedaan sebagai modal menuju bangsa yang maju.

Di balik kemeriahan pesta, terdapat gerakan sosial yang masif. Panitia berhasil menghimpun donasi fantastis senilai Rp116 miliar. Dana ini tidak hanya sekadar angka, melainkan wujud nyata gotong royong yang akan disalurkan sepenuhnya untuk korban bencana alam dan berbagai yayasan sosial di penjuru negeri.

Akulturasi budaya tersaji nyata di atas piring. Festival ini resmi mencatatkan rekor dunia melalui penyajian 5.000 porsi ketupat Cap Go Meh. Sajian ini menjadi simbol persilangan budaya yang sempurna, di mana kuliner khas Lebaran (ketupat) bertemu dengan tradisi penutup Imlek (Cap Go Meh).

- Advertisement -

Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa kabar gembira dengan menyatakan bahwa tingkat kerukunan masyarakat Indonesia pada tahun 2025 telah mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah bangsa. Imlek Festival 2026 pun menjadi selebrasi atas kedewasaan berbangsa yang semakin matang.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya bersama Wamen Ekraf Irene Umar menegaskan bahwa harmoni budaya adalah “bahan bakar” baru bagi ekonomi kerakyatan. Sebanyak 200 UMKM yang berpartisipasi membuktikan bahwa kreativitas berbasis tradisi—mulai dari fesyen hingga konten digital—mampu menjadi new engine of growth bagi Indonesia.

Kemeriahan ini tidak hanya milik Jakarta. Semangat yang sama menjalar di 11 kota besar lainnya, termasuk Singkawang, Solo, hingga Manado, menjadikannya perayaan inklusif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Infrastruktur AHY, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih lainnya. Kehadiran Duta Besar RRT Wang Lutong juga mempertegas dimensi diplomasi internasional dalam festival ini.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dede Suhadi
Muhammad Ibnu Idris
Dede Suhadi, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU