Donald Trump Klaim AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran dalam Operasi Epic Fury

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim pasukan militer AS telah menenggelamkan sejumlah kapal perang Iran serta menghancurkan fasilitas penting angkatan laut negara tersebut dalam rangkaian operasi militer yang sedang berlangsung. Pernyataan itu disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Minggu (1/3).

“Saya baru saja mendapat laporan bahwa kami telah menghancurkan dan menenggelamkan sembilan kapal Angkatan Laut Iran, beberapa di antaranya berukuran relatif besar dan penting,” ujar Donald Trump, dikutip Holopis.com, Senin (2/3).

Ia juga menyebut serangan lain menargetkan pusat komando angkatan laut Iran.

“Dalam sebuah serangan yang berbeda, kami menghancurkan sebagian besar pusat komando angkatan laut mereka (Iran),” katanya, seraya menambahkan bahwa militer AS kini memburu armada Iran yang masih tersisa.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan bahwa puluhan pejabat tinggi Iran tewas dalam operasi gabungan AS dan Israel.

Komando Pusat AS (CENTCOM) turut melaporkan bahwa pasukan Amerika menyerang kapal korvet kelas Jamaran milik Iran pada awal kampanye militer Operation Epic Fury yang dimulai Sabtu (28/2).

- Advertisement -
Masyarakat Iran
Masyarakat berkumpul untuk berkabung atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Iran, pada 1 Maret 2026. [Foto: Xinhua]

“Kapal itu saat ini sedang tenggelam ke dasar Teluk Oman di sebuah dermaga di Chah Bahar,” kata CENTCOM.

Menurut CENTCOM, sejak operasi dimulai, militer AS telah menyerang lebih dari 1.000 target di Iran, termasuk markas besar Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Pada Sabtu malam, pesawat pengebom siluman B-2 milik AS yang membawa bom seberat 2.000 pon dilaporkan menyerang fasilitas rudal balistik Iran yang memiliki sistem pertahanan kuat. CENTCOM juga membantah klaim Iran yang menyebut telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln.

“Kapal induk Lincoln tidak terkena serangan. Rudal-rudal yang diluncurkan bahkan jatuh jauh dari kapal induk tersebut,” ujar CENTCOM.

Dalam operasi tersebut, tiga tentara AS dilaporkan gugur dan lima lainnya mengalami luka serius.

Sebagai informasi Sobat Holopis, serangan berskala besar yang dilancarkan AS dan Israel pada Sabtu pagi itu memicu Iran melakukan serangan balasan menggunakan rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Teluk, sehingga meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU