HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dampak serangan balasan Iran mulai terasa di sejumlah negara Teluk. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang terjadi di Bandara Zayed, Abu Dhabi, serta Bandara Internasional Dubai.
Otoritas Bandara Abu Dhabi melalui unggahan di platform X menyatakan insiden tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan tujuh orang luka-luka.
“Insiden tersebut mengakibatkan satu korban meninggal yang merupakan warga negara Asia dan tujuh orang luka-luka,” tulis Abu Dhabi Airports, dikutip Holopis.com, Minggu (1/3).
Sementara itu, insiden di Bandara Internasional Dubai menyebabkan empat staf mengalami luka-luka. Kantor media Dubai menyebut salah satu area concourse mengalami kerusakan ringan.
Sumber penerbangan yang dikutip Reuters menyatakan salah satu terminal mengalami kerusakan akibat serangan rudal Iran yang terjadi semalam. Namun, otoritas setempat belum merinci secara resmi penyebab pasti insiden tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, penerbangan dari dan menuju kedua bandara dihentikan sementara pada Sabtu.
Di lokasi lain di Dubai, sebuah hotel mewah juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat kebakaran pada hari yang sama. Insiden tersebut diduga berkaitan dengan serpihan rudal yang jatuh dari udara.
Perkembangan ini terjadi setelah Amerika Serikat melancarkan serangan rudal ke Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan menargetkan aset dan pangkalan militer AS di kawasan Teluk. Eskalasi yang saling berbalas tersebut kini berdampak pada keamanan sipil dan aktivitas penerbangan di sejumlah negara kawasan.


