Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Usai Serangan AS-Israel, Korban Mulai Berjatuhan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAIran membuktikan ancamannya dengan melakukan serangan balasan ke wilayah Israel dan pangkalan militer AS di sejumlah negara Arab. Teheran tak tinggal diam dengan gantian menghujani Ibu Kota Israel, Tel Aviv dengan drone tempur.

Iran juga langsung meluncurkan gelombang rudal balistik yang menargetkan wilayah Israel seperti Tel Aviv.

Teheran sebelumnya sudah memperingatkan bahwa setiap bentuk agresi militer akan dibalas dengan serangan langsung terhadap fasilitas militer AS di kawasan tersebut.

Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menegaskan bahwa operasi balasan akan terus dilakukan hingga tujuan militer tercapai.

“Operasi ini akan terus berlanjut tanpa henti sampai musuh dikalahkan secara telak,” demikian pernyataan IRGC dikutip dari Aljazeera, pada Minggu, (1/3/2026).

IRGC juga menyebut seluruh aset militer AS di kawasan Timur Tengah kini dianggap sebagai target sah bagi militer Iran.

- Advertisement -

Israel Tetapkan Status Darurat

Di pihak lain, Israel langsung menetapkan status “keadaan darurat khusus” setelah sejumlah ledakan dilaporkan terjadi di langit wilayah utara dan tengah negara itu. Sirene peringatan serangan udara berbunyi di sejumlah kota termasuk Tel Aviv dan Haifa.

Laporan media Israel menyebut satu warga sipil tewas akibat serangan rudal Iran di Tel Aviv. Sementara, sedikitnya 21 orang lainnya mengalami luka-luka, dengan satu korban dilaporkan dalam kondisi kritis.

Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Danny Danon mengatakan bahwa operasi militer gabungan AS-Israel dilakukan untuk mencegah ancaman yang lebih besar di masa depan.

“Kami tidak bertindak secara impulsif. Kami tidak bertindak agresif. Kami bertindak karena kebutuhan, karena rezim Iran tidak memberikan alternatif yang masuk akal,” demikian kata Danon dalam pidatonya di Dewan Keamanan PBB.

Ia menambahkan bahwa langkah militer tersebut bertujuan untuk menghentikan ancaman eksistensial sebelum situasi berkembang menjadi konflik yang tidak dapat dikendalikan.

“Upaya bersama ini akan berlanjut selama ancaman itu masih ada,” katanya.

Israel juga menuduh Iran telah menargetkan infrastruktur sipil dalam serangan balasan tersebut. Dengan demikian, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik regional yang lebih luas.

Secara geografis, jarak antara Tel Aviv dan Teheran mencapai sekitar 1.600 kilometer.

Meski sebagian rudal dan drone Iran dilaporkan diklaim berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel, serangan balasan tersebut menandai eskalasi signifikan yang berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam konflik terbuka berskala lebih luas.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU