Jakbar Kini Punya Maroedja Park, Siap Jadi Destinasi Sport Tourism

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Maroedja Sport Park di Kembangan, Jakarta Barat, pada Kamis (12/2). Kedatangan politikus PDIP itu disambut sejumlah atlet muda dari Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.

Pram menuturkan Maroedja Sport Park sebagai wujud nyata kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta dalam perbaiki, merenovasi, dan menata lahan seluas kurang lebih 2,2 hektar. Lahan itu diproyeksikan untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas publik.

- Advertisement -

Adapun fasilitas yang tersedia dilahan itu mencakup lapangan basket, jogging track, serta sarana olahraga lainnya.

Dia mengatakan saat ini baru tahap pertama. Selanjutnya akan diselesaikan pada tahap kedua.

- Advertisement -

“Hal ini sekaligus menjadi bagian dari penataan Kawasan Koridor Meruya untuk meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau publik serta menjadi wadah interaksi sosial di Jakarta,” kata Pram, dikutip dari laman resmi Pemprov DKI, Jumat, (13/2/2026).

Pram mengatakan, total anggaran pembangunan Maroedja Sport Park mencapai Rp10,9 miliar dari kebutuhan sekitar Rp12 miliar. Ia pun meminta jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Dispora DKI Jakarta segera melanjutkan pembangunan tahap II.

Pun, jika nanti tak bisa diselesaikan, Pemprov DKI dalam hal ini Balai Kota akan turun tangan untuk menyelesaikan.

Dia mengatakan demikian karena Pemprov DKI tengah berupaya mengembangkan ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

“Sekaligus memperkuat peran Jakarta sebagai destinasi sport tourism terkemuka di kawasan regional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pram menilai lokasi Maroedja Sport Park juga sangat strategis dan dibutuhkan masyarakat sekitar. Menurut dia, lapangan tersebut ke depan bakal dilengkapi pencahayaan dan videotron agar dapat dimanfaatkan hingga malam hari.

“Oleh karena itu, dengan kehadiran fasilitas umum ini, kami mengajak warga untuk turut merawat Maroedja Sport Park sebagai bagian dari jati diri kota di tengah pembangunan Jakarta yang terus berkembang,” tutur Pram.

Untuk diketahui, Maroedja Sport Park merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sebelumnya dikenal sebagai Lapangan Ki Amat. Kawasan ini dirancang dengan prinsip Sponge City Infrastructure.

Konsep kawanan itu dibangun dalam dua tahap dengan empat zona utama, yakni zona penerima, zona olahraga, zona rekreasi, dan zona penyerapan air.

Pada zona penerima terdapat gerbang utama, area parkir, dan toilet. Zona olahraga dilengkapi lapangan basket, mini soccer, dan jogging track. Zona rekreasi mencakup forest cafe, playground, lapangan voli, serta plaza Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sementara, untuk zona penyerapan air, tersedia kolam retensi dan forest walk. Transformasi Lapangan Ki Aman menjadi Maroedja Sport Park melibatkan tiga konsultan, yakni PT Atelier Enam Arsitek sebagai konsultan perencana.

Lalu, PT Jhuda Citraguna sebagai kontraktor pelaksana, serta PT Danureka Sarana Cipta sebagai konsultan pengawas.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru