Legenda Varcolac, Makhluk Gaib Penghisap Cahaya Bulan dari Turki

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dalam kepercayaan kuno yang berkembang di kawasan Eropa Timur hingga Anatolia, terdapat sosok makhluk gaib bernama Varcolac. Meski tidak sepopuler vampir atau manusia serigala, Varcolac dikenal sebagai entitas mengerikan yang dikaitkan dengan kegelapan, kematian, dan fenomena langit yang menakutkan.

Legenda tentang Varcolac berkembang di wilayah yang kini mencakup Turki, Rumania, Balkan, dan sekitarnya, dan sering dikaitkan dengan peristiwa gerhana bulan yang membuat masyarakat zaman dahulu diliputi ketakutan.

Asal-usul Legenda Varcolac

Nama Varcolac diyakini berasal dari istilah Slavia dan Balkan kuno yang merujuk pada makhluk pemakan cahaya bulan. Dalam cerita rakyat Turki dan kawasan sekitarnya, Varcolac dipercaya sebagai roh jahat atau makhluk terkutuk yang mampu naik ke langit dan memakan bulan, sehingga menyebabkan gerhana.

Masyarakat kuno meyakini bahwa ketika bulan tiba-tiba menghilang atau berubah warna, itu merupakan tanda bahwa Varcolac sedang beraksi.

Deskripsi fisik Varcolac sendiri erbeda-beda tergantung daerah, namun umumnya digambarkan sebagai makhluk bertubuh besar dan berbulu gelap menyerupai serigala, memiliki mata merah menyala, bertaring atau rahang menyerupai serigala, serta bergerak antara dunia manusia dan alam gaib.

Varcolac dan Gerhana Bulan

Salah satu aspek paling menakutkan dari legenda Varcolac adalah hubungannya dengan gerhana bulan. Ketika gerhana terjadi, masyarakat zaman dahulu akan memukul benda logam, membunyikan lonceng, berteriak dan menyalakan api.

- Advertisement -

Ritual tersebut dipercaya dapat mengusir Varcolac agar melepaskan bulan yang sedang ditelannya. Jika Varcolac gagal diusir, diyakini bencana besar akan menimpa manusia, seperti wabah penyakit atau kematian massal.

Manusia Terkutuk Menjadi Varcolac

Dalam beberapa cerita rakyat, Varcolac dipercaya bukan makhluk yang terlahir jahat, melainkan manusia yang terkena kutukan akibat dosa besar, pengkhianatan, atau praktik ilmu hitam. Setelah meninggal, arwahnya tidak diterima baik di bumi maupun di langit, sehingga ia berubah menjadi Varcolac yang gentayangan di antara dua dunia.

Makhluk ini dipercaya tidak sepenuhnya mati dan akan kembali setiap kali bulan berada pada fase tertentu.

Meskipun gerhana kini dapat dijelaskan secara ilmiah, legenda Varcolac masih hidup dalam budaya lisan masyarakat Turki dan Balkan. Kisahnya sering dijadikan peringatan tentang kekuatan gelap, hukuman moral, serta ketakutan manusia terhadap hal-hal yang tidak dapat dijelaskan oleh logika pada masa lampau.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Maria Hermina
Muhammad Ibnu Idris
Maria Hermina, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU