HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Setelah dua bulan kondusif, tawuran antarkelompok di Kota Makassar kembali terjadi. Akibat tawuran ini, seorang warga tewas usai terkena busur (panah) di dadanya.
Peristiwa tawuran antarkelompok tersebt berlangsung di Jalan Inspeksi Kanal Al Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Jumat (30/1).
Dua kelompok warga terlibat aksi saling serang menggunakan batu hingga anak panah busur.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menyebut korban berusia sekitar 40 tahun.
“Iya benar, ada satu korban meninggal dunia. Korban terkena busur di bagian dada,” ujar Devi Sujana, Minggu (1/2).
Devi menjelaskan, jenazah korban telah dipulangkan menggunakan ambulans ke rumah duka yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
Untuk mengantisipasi serangan balasan, aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar bersama Polsek Tallo bersiaga di sekitar lokasi bentrokan.
Polisi juga menurunkan tim Jatanras untuk melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi para pelaku yang terlibat.
“Anggota masih berada di lokasi, termasuk tim Jatanras yang sedang melakukan penyelidikan,” ucapnya.
Dia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh situasi yang berkembang. Devi menegaskan, polisi berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Kami akan memburu pelakunya,” janjinya.
Sebagai informasih, bBentrokan antarkelompok warga yang menelan korban jiwa bukan kali pertama terjadi di wilayah utara Makassar.
Pada November 2025 lalu, seorang pria bernama Nur Syam alias Sutte (40) dilaporkan tewas setelah terkena tembakan senapan angin di bagian kepala.


