Wapres Dukung Peran Mama-Mama Pedagang Pasar Potikelek Penopang Ekonomi Keluarga

0 Shares

“Harga kebutuhan pokok terus kami kontrol. Inflasi Jayawijaya saat ini berada di kisaran 3,1 hingga 3,2 persen. Ini menunjukkan peredaran uang dan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan normal dan terkendali,” katanya.

Menurut Alpius, kunjungan Wapres menjadi suntikan semangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus membangun perekonomian Papua Pegunungan.

“Kunjungan Bapak Wakil Presiden memberi semangat besar bagi kami. Kami berharap ke depan pasar ini bisa dikembangkan menjadi lebih modern tanpa meninggalkan ciri khas pasar rakyat, sehingga semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menyapa mama-mama pedagang yang menggantungkan hidup dari aktivitas jual beli di pasar.

Salah satunya, Serpina Pekade, pedagang kerajinan khas Papua, yang menuturkan bahwa Pasar Potikelek menjadi sumber utama penghidupan sekaligus penopang pendidikan anak-anaknya.

“Saya jual noken dari kulit kayu, baju, topi, tas, semua buatan sendiri. Dari hasil jualan ini saya bisa sekolahkan anak-anak sampai kuliah,” ujar Serpina.

- Advertisement -

“Satu noken bisa dikerjakan satu sampai tiga bulan, bahkan ada yang lima bulan. Semua Mama buat sendiri,” tambahnya.

Pedagang sayur Mama Nyora juga merasakan manfaat besar dari aktivitas pasar tersebut.

“Kalau jualan ramai, kami bisa beli beras, minyak goreng, bawang, dan kebutuhan lain untuk dibawa pulang,” kata Nyora.

Sementara itu, pengunjung Pasar Potikelek, Suryani (43), warga asal Toraja yang telah 14 tahun menetap di Wamena, menilai pasar ini cukup lengkap dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan harian.

“Sayur dan buah di sini cukup lengkap, termasuk kerajinan khas Papua. Harapannya mama-mama yang berdagang di pasar ini bisa terus diperhatikan ke depan,” ujar Suryani.

Pasar Potikelek terdiri dari empat los, yakni los kerajinan dan madu, los buah-buahan, los sayur/hipere, serta los daun/hipere. Selain itu, terdapat sekitar 60 kios dengan jumlah pedagang diperkirakan lebih dari 100 orang.

Mayoritas pedagang menjajakan komoditas sayur-mayur dan buah-buahan, disertai sebagian pedagang kerajinan, menjadikan Pasar Potikelek sebagai denyut utama ekonomi rakyat di Jayawijaya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU