Isu Ijazah Jokowi Seret SBY, Demokrat Laporkan 4 Akun Medsos ke Polda Metro Jaya

1.6K
0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAPartai Demokrat akhirnya mengambil Langkah hukum dengan melaporkan sejumlah akun di media sosial ke Polda Metro Jaya. Beberapa pemilik akun yang dilaporkan diduga menyebarkan konten hoaks yang menyeret nama Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait isu ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo.

Ketua Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPP Partai Demokrat, Muhajir membenarkan laporan ke Polda Metro Jaya pada Senin malam.

“Benar, semalam Badan Hukum Partai Demokrat, diwakili saya selaku Kepala BHPP membuat LP,” kata Muhajir, di Jakarta, Selasa, (6/1/2026).

Muhajir menjelaskan laporan Demokrat ke Polda Metro karena dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong atau pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Hal itu yang diatur dalam Pasal 263 Ayat 1 UU 1/2023 Dan Atau Pasal 263 Ayat (2) dan atau Pasal 264 KUHP.

Dia menyampaikan penyebaran hoaks itu terjadi pada 30 Desember 2025. Hal itu dilihat dari unggahan sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan konten hoaks dengan menyudutkan SBY.

Salah satu akun yakni YouTube @AGRI FANANI dengan konten video berjudul “Anak emas SBY korupsi terbesar sepanjang Sejarah RI”.

- Advertisement -

Lalu, akun ​YouTube @Bang bOy YTN dengan konten video berjudul “KEBONGKAR SIASAT BUSUK SBY DIBALIK SOMASI KE KETUA YOUTUBER NUSANTARA, TERNYATA U/ TANGKIS AIB INI“.

Selanjutnya, akun ​YouTube @Kajian Online dengan video berjudul “SBY RESMI JADI TERSANGKA BARU FITNAH IJAZAH SBY LANGSUNG PINGSAN SAMPAI DILARIKAN KE RUMAH SAKIT”.

Kemudian, akun ​TikTok @sudirowibudhiusmp dengan narasi terkait “Sepuluh Bukti Demokrat Bermain Di Ijazah Pak Jokowi”. Dari narasi akun itu digambarkan isu ijazah palsu dipakai untuk menjatuhkan lawan politik.

Laporan Demokrat sudah teregister dengan ​Nomor: STTLP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 5 Januari 2026 pukul 23.16 WIB.

Sebelumnya, langkah Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menempuh jalur hukum terkait tudingan isu dalang ijazah palsu Jokowi dinilai demi menjaga etika politik. Selain itu, untuk menjag kesehatan demokrasi.

Kepala Badan Riset & Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam mengatakan SBY sudah mempertimbangkan menempuh jalur hukum terhadap akun-akun anonim penyebar fitnah soal dalang isu ijazah palsu Jokowi.

Umam menilai tuduhan yang mengaitkan SBY dengan isu ijazah Jokowi merupakan fitnah yang tak berdasar. Dia bilang SBY sama sekali tak terlibat.

“Dan, tidak pernah berada di balik isu tersebut. Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi berjalan baik. Pak SBY sendiri saat ini tidak aktif dalam politik praktis, beliau fokus pada aktivitas sosial, seni dan olah raga,” kata Umam dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, (2/1/2026).

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU