Terungkap! Fakta Peran 53 Helikopter Penanganan Bencana di Sumatera

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah memastikan penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera berjalan maksimal dengan mengerahkan 53 helikopter gabungan sejak hari pertama kejadian. Armada udara tersebut digunakan untuk menyalurkan bantuan logistik ke daerah-daerah yang terisolasi dan tak bisa dijangkau jalur darat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, puluhan helikopter itu bukan baru dikerahkan belakangan, melainkan sudah beroperasi sejak awal bencana di tiga provinsi terdampak.

“Jadi ada 53 helikopter gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, kemudian ada swasta, Pertamina, dan lain sebagainya. Ini semuanya sejak awal ada di tiga provinsi tersebut,” ujar Teddy dalam keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Menurut Teddy, helikopter menjadi solusi utama untuk distribusi bantuan karena banyak jalan nasional, jalan desa, hingga jembatan yang putus akibat banjir dan longsor. Logistik diterbangkan langsung ke titik-titik penting seperti posko bencana, kepala desa, hingga wilayah terpencil.

“Mereka menerbangkan logistik ke daerah yang tidak terjangkau melalui darat, yang jalannya putus, yang belum tersambung, ke desa-desa,” jelasnya.

Menariknya, Teddy juga mengungkap bahwa Presiden RI Prabowo Subianto turut memberikan dukungan langsung dengan mengerahkan helikopter pribadi miliknya sejak minggu pertama bencana, khususnya untuk membantu mobilitas Pemerintah Provinsi Aceh.

“Sejak minggu pertama bencana, Bapak Presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh untuk digunakan oleh Gubernur Aceh beserta timnya,” kata Teddy.

Menanggapi perbandingan penanganan bencana saat ini dengan masa lalu, Teddy menegaskan bahwa setiap bencana memiliki tantangan berbeda, sehingga tidak bisa disamakan satu sama lain.

“Setiap bencana punya tantangan sendiri. Butuh penanganan sendiri,” ujarnya.

Memasuki satu bulan pascabencana, pemerintah mencatat kemajuan signifikan. Dari 78 ruas jalan nasional yang sempat terputus, kini sebagian besar sudah tersambung, dan hanya enam ruas yang masih dalam tahap perbaikan.

Teddy menekankan bahwa capaian tersebut lahir dari kolaborasi semua pihak, mulai dari aparat, relawan, hingga masyarakat yang bergotong royong di lapangan.

“Petugas, warga, relawan. Jadi satu semua,” ujarnya.

Ia pun mengajak semua pihak yang datang ke lokasi bencana untuk membawa niat tulus membantu, bukan sekadar menilai atau membandingkan.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU