HOLOPIS.COM, JAKARTA – Film Agak Laen: Menyala Pantiku terus menunjukkan dominasinya di bioskop Tanah Air. Hanya dalam waktu 28 hari penayangan, sekuel komedi ini berhasil melampaui capaian penonton film pertamanya yang dirilis pada 2024.
Antusiasme penonton itu turut disorot oleh rumah produksi Imajinari melalui unggahan di media sosial. Film ini berhasil menembus 9 juta penonton.
“Ini kan yang kalian tunggu? UDAH 9 JUTA PASUKAN LOH INIII 😭🔥 Di hari ke-27, segini banyaknya yang ikut terharu sambil tepuk tangan pas liat adegan itu 🥲👏 Siapa nih yang tebakannya bener? Mauliateeee pasukankuuu, yokk kita menyala terus buat nagih nazar mereka!,” tulis akun @imajinari.id, dikutip Holopis.com, dikutip Holopis.com, Jum’at (26/12).
Berdasarkan data sementara dari laman pencatat jumlah penonton film Indonesia, Cinepoint, per Kamis (25/12), Agak Laen: Menyala Pantiku telah mengumpulkan 9.218.660 penonton. Angka tersebut melampaui film pertama Agak Laen (2024) yang menutup penayangan dengan total 9.126.607 penonton.
Jumlah resmi penonton dijadwalkan akan diumumkan oleh Imajinari pada Jumat siang, 26 Desember 2025. Dengan pencapaian tersebut, Agak Laen: Menyala Pantiku kini resmi menempati posisi film Indonesia terlaris ketiga sepanjang masa, sekaligus menggeser posisi film pertamanya.
Film arahan sutradara Muhadkly Acho itu kini membayangi peringkat kedua yang ditempati KKN Di Desa Penari (2022) dengan raihan 10.061.033 penonton. Selisih keduanya tercatat sekitar 842.373 penonton, angka yang dinilai masih mungkin terkejar mengingat film ini masih tayang di tengah momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Sementara posisi puncak daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa masih dipegang film animasi JUMBO (2025) dengan total 10.233.002 penonton, unggul sekitar 1.014.342 penonton dari Agak Laen: Menyala Pantiku.
Netizen Ikut Merayakan
Unggahan Imajinari tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak penonton menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi atas pencapaian film ini.
“Salut ah 👏👏👏,” tulis akun @dels_sembiring.
Komentar lain juga menyoroti dampak emosional film tersebut.
“Mengadpi kepantinya qaqa ditunggu ya 1 minggu eh sebulan gasi?,” tulis akun @vihraaind.
Deretan komentar ini menunjukkan bahwa Agak Laen: Menyala Pantiku bukan hanya sukses secara angka, tetapi juga berhasil membangun keterikatan emosional dengan penontonnya.
Sobat Holopis, dengan jarak yang semakin tipis, menurut kamu film ini bisa tembus posisi dua besar?

