Dina Aulia Sabet Emas Perdana SEA Games, Tinggal Tatap Olimpaide LA 2028

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tim Indonesia kembali berjaya di lintasan atletik SEA Games Thailand 2025. Pada nomor lari gawang 100 meter putri, Tim Merah Putih berhasil meraih medali emas dan perak sekaligus dan membuat Indonesia Raya berkumandang dengan lantang di Supachalasai Stadium.

Dina Aulia merebut medali emas dengan catatan waktu 13,21 detik, disusul Emilia Nova yang memastikan medali perak melalui waktu 13,27 detik. Sementara perunggu diambil atlet Vietnam Huynh Thi My Tien.

Buat Dina, medali emas ini merupakan capaian terbaiknya di arena SEA Games. Pada penampilan perdananya di SEA Games Kamboja 2023, Diana membawa pulang medali perunggu.

“Alhamdulillah hasilnya sesuai harapan. Medali ini buat diri aku sendiri, untuk mengapresiasi diriku sendiri. Kalau di SEA Games kemarin aku posisi ketiga, kalah sama Vietnam. Sekarang gentian, satu -duanya Indonesia, Vietnam ketiga. Ini juga jadi jawaban dari tantangan aku dua tahun lalu,” ucap Dina usai lomba, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

Medali emas ini juga membuka langkah Dina untuk bisa lolos kualifikasi Olimipiade Los Angeles 2028. Ini menjadi target sekaligus mimpi besar yang saat ini sedang dikejar oleh atlet 22 tahun tersebut.

“Target besar aku di 100 meter gawang adalah lolos limit Olimpiade LA 2028, sekitar 12,70–12,77. Aku lagi kejar ke sana. Aku pengen wujudin mimpi aku, main di Olimpiade LA, dan kalau bisa sampai dapat rezeki medali,” ungkapnya penuh harap.

- Advertisement -

Buat Emil, perak ini juga menjadi pembuktian komitmennya. Terlebih, catatan waktu yang ditorehkannya merupakan personal best buat dirinya sendiri setelah dua kali operasi dan pasca pemulihan panjang. Catatan waktu terbaik Emil sebelumnya adalah 13,33 yang dibuat di Asian Games 2018.

“Ini personal best aku setelah dua kali operasi dan pemulihan panjang,” sebut Emil.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengaku senang melihat dua atlet Tim Indonesia berada di satu podium. Menurutnya, ini menandakan proses regenerasi yang berjalan dengan baik.

“Senang sekali melihat adanya proses regenerasi yang berjalan baik, ada yang senior, ada pula yang lebih muda. Inilah yang harus terus dilakukan dalam olahraga nasional, tanpa pilih kasih, tanpa atlet titipan. Semua yang terbaik, yang muda maupun yang senior, harus mendapat kesempatan yang sama,” ucap Erick.

“Kita juga bisa melihat perkembangan serupa tidak hanya di atletik, tetapi juga di akuatik. Demikian pula di bulu tangkis, kemarin Jason Donovan yang baru berusia 18 tahun mampu meraih medali emas. Saya kira untuk tim putra juga sama, mayoritas merupakan atlet-atlet muda. Inilah wujud nyata regenerasi olahraga Indonesia untuk menjaga kesinambungan prestasi dan menghasilkan capaian yang lebih baik ke depan,” tutupnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU