HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan Provinsi Bengkulu. Peluncuran ini digelar di Balai RAya Bengkulu, Kamis 11 Desember 2025.
Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar menyebutkan hadirnya jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah untuk rakyat, dimana hal ini sejalan dengan visi Gubernur melalui Program Bantu Rakyat.
“Hingga kini, 71.935 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari APBD Provinsi Bengkulu. Ini bukan hanya program, tetapi bukti nyata kehadiran pemerintah untuk rakyat,” kata Khairil dalam keterangan yang diterima Holopis, Kamis (11/12/2025).
Masih di tempat yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel, Muhyidin mengapresiasi Pemprov Bengkulu atas komitmennya dalam mengadakan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja yang rentan.
“Hingga kini, 71.935 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari APBD Provinsi Bengkulu. Ini bukan hanya program, tetapi bukti nyata kehadiran pemerintah untuk rakyat,” kata Muhyidin.
Muhyidin menyebutkan, bahwa secara keseluruhan jangkauan perlindungan pekerja di Bengkulu telah mencapai 35 persen atau sekitar 251.000 pekerja dari total 708.000 tenaga kerja. Angka tersebut, kata Muhyidin meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun.
“Angka ini meningkat setiap tahun dan menunjukan kemajuan signifikan, terutama dengan kuatnya dukungan Pemprov terhadap pekerja rentan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pekerja rentan merupakan mereka yang berada di sektor informasi tanpa pendapatan pasti dan sangat membutuhkan perlindungan jika terjadi risiko sosial. Ia menyebut, langkah Pemprov Bengkulu merupakan langkah progresif dan patut dicontoh.


