HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ibunda Raisa, Ria Mariaty meninggal dunia akibat kanker paru-paru stadium 4 yang dideritanya. Gejala yang dirasakan ibu Raisa adalah bantu yang tanpa henti hingga dikira mengidap TBC. Lalu saat gejala tak juga sembuh dan dilakukan pemeriksaan ulang, dokter baru menemukan sel kanker di tubuhnya.
Setelah gejala dirasakan pada tahun 2024, Ibu Raisa kemudian meninggal di tahun 2025, pada usia 65 tahun. Kasus kanker paru-paru kerap tidak terdeteksi sejak awal karena gejalanya mirip keluhan pernapasan biasa. Banyak pasien mengira batuk yang berlangsung lama hanyalah flu, bronkitis, atau bahkan TBC, hingga akhirnya penyakit diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut.
Kondisi seperti inilah yang membuat kanker paru-paru sering disebut sebagai salah satu penyakit yang sulit dikenali pada tahap awal.
Batuk Berkepanjangan Menjadi Tanda Awal yang Paling Umum
Keluhan batuk yang tidak kunjung membaik selama berminggu-minggu merupakan gejala yang paling sering dialami penderita kanker paru-paru. Batuk dapat bersifat kering maupun berdahak, dan intensitasnya dapat meningkat seiring waktu.
Selain batuk, sebagian pasien mengalami penurunan berat badan tanpa sebab, mudah lelah, dan kehilangan nafsu makan. Karena gejala ini mirip penyakit sehari-hari, banyak orang tidak menyadari bahwa ada masalah serius di dalam paru-paru.
Keluhan Lanjutan: Sesak Napas, Nyeri Dada, dan Perubahan Pola Pernapasan
Seiring perkembangan penyakit, beberapa gejala tambahan biasanya muncul. Sesak napas dapat terjadi karena paru-paru tidak dapat bekerja optimal. Nyeri dada muncul ketika area sekitar paru teriritasi. Pada tahap tertentu, pasien dapat mengalami suara napas mengi atau batuk berdarah, meski tidak selalu terjadi pada setiap kasus.
Ketika Kanker Menyebar ke Bagian Lain Tubuh
Pada stadium lanjut, kanker paru-paru dapat menyebar ke tulang atau organ lain. Kondisi ini ditandai dengan nyeri tulang yang tidak hilang, nyeri punggung kronis, atau sakit kepala berulang. Pemeriksaan seperti CT Scan atau PET Scan biasanya dilakukan untuk melihat seberapa jauh penyebaran telah terjadi.
Pentingnya Pemeriksaan Dini Saat Batuk Tidak Sembuh-Sembuh
Batuk yang berlangsung lebih dari tiga minggu, apalagi disertai sesak napas atau kelelahan ekstrem, perlu segera diperiksakan. Deteksi dini membuat pengobatan dapat dimulai lebih cepat. Pada banyak kasus, pasien baru mengetahui adanya kanker setelah berulang kali menjalani pengobatan untuk penyakit lain, sehingga kewaspadaan terhadap gejala awal menjadi sangat penting.

