Presiden Prabowo Perintahkan Perketat Pengawasan Program MBG

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa program MBG (Makan Bergizi Gratis) hingga saat ini masih memiliki kekurangan di berbagai lini.

Hal tersebut disampaikan saat peluncuran Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di Bekasi pada Senin (17/11). Meski demikian, Presiden Prabowo menegaskan bahwa berbagai kekurangan yang terjadi sampai saat ini masih dalam batas wajar.

“Dari sekian juta ada kekurangan, ada yang mereka bilang keracunan. Yang namanya sakit perut, biasa sebetulnya,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.

“Makan di warung, sering. Saya makan di rumah saja juga sering salah makan, kadang-kadang kurang cuci tangan,” imbuhnya.

Presiden Prabowo kemudian menepis bahwa dirinya berusaha tutup mata terhadap persoalan yang terjadi. Justru, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah bakal semakin memperketat dari hasil evaluasi kekurangan.

“Tapi kita ambil alih tanggung jawab, tidak boleh ada sedikit pun penyimpangan karena itu sekarang persiapan lebih ketat, pemantauan lebih keras. Kita minta semua prosedur yang perlu diambil, harus diambil. Alat pembersih ompreng, alat filtrasi air, dan sebagainya, dan sebagainya,” jelasnya.

- Advertisement -

Presiden Prabowo hingga saat ini juga masih menyakini bahwa program MBG ini sangat dibutuhkan oleh rakyat Indonesia.

“Tapi apapun ternyata rakyat merasakan manfaatnya, walaupun ada beberapa orang yang tidak setuju itu saya kira wajar ya. Tetapi secara garis besar, sebagian besar setuju, sebagian besar merasakan manfaatnya,” ujarnya.

“Kita akan merasakan manfaatnya. Tanya guru-guru, anak-anak itu merasa manfaat atau tidak dapat makanan sekali makan di sekolah. Saya, aku yakin mereka merasakan manfaatnya. Mereka akan jadi lebih kuat. Dia akan makan protein, dia akan jadi lebih tinggi, ototnya lebih baik, tulangnya lebih kuat, sel otaknya lebih cerdas,” sambungnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU