HOLOPIS.COM, JAKARTA – Saat kamu sedang menjalani masa kehamilan, penting sekali untuk memahami bahwa pertumbuhan optimal janin juga dipengaruhi oleh langkah-langkah yang diambil sejak dalam kandungan. Kondisi Stunting yaitu ketika tinggi badan anak lebih pendek dari anak seusianya bisa berdampak panjang, seperti gangguan perkembangan kognitif dan kemampuan belajar.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi pada calon anak, penting bagi kamu untuk mengetahui 5 cara mencegah stunting pada anak sejak masa kehamilan seperti dikutip Holopis.com dari Alodokter Kementerian Kesehatan RI.
1. Penuhi Kebutuhan Nutrisi Selama Hamil
Ketika hamil, ibu hamil (Bumil) perlu memastikan asupan karbohidrat, lemak, dan protein tercukupi. Selain itu, penting juga konsumsi makanan dan minuman kaya vitamin serta mineral seperti zat besi, asam folat, kolin, magnesium, yodium, zinc, vitamin A, vitamin B, dan vitamin D.
Contoh makanan yang bagus dikonsumsi adalah ikan atau seafood, telur, daging, kacang-kacangan dan biji-bijian, susu dan produk olahannya, serta buah dan sayur.
Masa seribu hari pertama kehidupan (mulai dari janin hingga usia ~2 tahun) adalah tahap yang sangat krusial untuk pengembangan optimal si anak.
2. Lakukan Pemeriksaan Kandungan secara Rutin
Rutin ke dokter kandungan atau bidan sangat penting agar kondisi kehamilan dan pertumbuhan janin bisa dipantau. Dengan pemeriksaan yang baik, dokter bisa mendeteksi sejak dini bila ada masalah yang kemudian bisa dicegah agar risiko stunting bisa diminimalkan.
3. Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Infeksi selama kehamilan bisa meningkatkan risiko stunting. Oleh karena itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan penting banget. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan meliputi cuci tangan sebelum makan dan setelah aktivitas dari luar, menjaga kebersihan tempat kotoran hewan peliharaan, menggunakan sarung tangan saat membersihkan kotoran hewan, dan sebagainya.
4. Hindari Paparan Asap Rokok dan Polusi


