Dalam Kongres III Projo, Budi Arie kembali terpilih sebagai ketua umum kelompok relawan itu. Salah satu yang mencuat yang disampaikan Budi Arie bahwa Projo bukan kepanjangan dari Pro Jokowi.
Budi Arie mengklaim Projo itu berasal dari Bahasa sansekerta yang berarti negeri dan rakyat.
“Projo itu artinya negeri dan rakyat. Jadi, Projo itu sendiri artinya adalah negeri dalam bahasa Sansekerta, dan dalam bahasa Jawa Kawi itu artinya rakyat,” kata Budi Arie, dalam kongres III Projo di Jakarta, Sabtu, (3/11/2025).
Projo juga mengganti logonya dengan menghilangkan wajah Jokowi. Alasan Projo agar tidak terkesan mengkultuskan individu seseorang.

