Tiga Generasi di Arus Kebenaran: Jurnalisme di Tengah Misinformasi

0 Shares

Tak hanya kritis, Generasi Z memang hobi menganalisis bersama teman sebaya dan menyatukan suara agar didengar. Namun ternyata, masih ada generasi lain yang juga termasuk mayoritas dan berusia muda, yaitu Generasi Milenial. Uniknya, generasi yang juga muda dan jago bermedia sosial ini, memiliki pola pikir yang sedikit berbeda dari Generasi Z,

Generasi Milenial, Skeptis Namun Lelah Tipis-tipis

Si milenial sebenarnya punya pandangan yang tak jauh berbeda dari adik-adik mereka, Generasi Z. Hanya saja, generasi ini cenderung memiliki cara pandang yang berbeda dalam mengonsumsi informasi dan pemberitaan di luar sana.

Bella, seorang pekerja swasta berusia 31 tahun, mengaku kerap berdebat dengan orang tuanya soal misinformasi yang bertebaran di media sosial. Sama seperti milenial pada umumnya, Bella tidak mudah menerima informasi mentah dan cukup andal membedakan mana berita kredibel dan mana yang abal-abal. Meski cerdik memilah informasi, Bella mengaku sering pusing melihat terlalu banyaknya berita yang berseliweran. Menurutnya, hal itu menjadi tantangan tersendiri dalam mengonsumsi berita yang benar.

“Tantangan terbesarnya adalah kebanjiran informasi dari berbagai arah, overload jadinya. Belum lagi potongan video, banyak yang lomba-lomba ingin cepat viral,” kata Bella.

Terlepas dari rasa pusing terhadap pemberitaan di luar sana, Bella tetap menyisihkan waktu untuk mengedukasi orang-orang di sekitarnya agar tidak mudah percaya pada berita palsu. Edukasi ini biasanya terjadi saat keluarganya membahas informasi yang didapat dari grup WhatsApp.

“Rata-rata politik. Ada berita simpang siur gitu lah. Pada percaya, soal demo-demo dan lain-lain, padahal yang ngomong bukan tokoh atau siapa yang kredibel,” lanjutnya.

- Advertisement -

Terkadang, karena sudah disibukkan dengan tanggung jawab pribadi dan tuntutan lain sebagai generasi yang lebih dewasa, Bella mengaku para milenial sering memilih untuk mengabaikan pandangan orang lain, bahkan unfollow akun-akun yang membuat pusing. Menurutnya, itu adalah salah satu cara untuk membatasi konsumsi media.

Milenial dan misinfomrasi di media sosial
Milenial yang juga tak bisa lepas dari informasi digital. [Foto: Holopis.com/BI]

“Kita bisa unfollow akun-akun yang bikin stres, harus bisa pilih waktu. Hal yang terpenting cuma harus tetap terhubung dalam dunia nyata,” imbuh Bella.

Sikap tak acuh yang terkadang dimiliki Generasi Milenial ternyata berbanding terbalik dengan generasi yang terbiasa mengkhawatirkan anak-anak mereka dan menilai semua yang mereka dengar di luar sana bisa menjadi ancaman. Mungkin ini cara mereka untuk bertahan, namun justru bisa memicu rasa waswas berlebihan. Generasi tersebut adalah Generasi X.

Generasi X, Percaya Karena Terlalu Waspada

Generasi X yang sudah memiliki anak-anak yang dewasa, telah melewati banyak proses dalam hidup mereka. Kini, mereka dituntut untuk memahami anak-anak mereka sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat. Jika dulu mereka terbiasa melihat orang tua mereka mengonsumsi berita setiap pagi lewat koran atau televisi, kali ini mereka justru menyaksikan anak-anak mereka bertukar informasi secepat lirikan mata di mana pun dan kapan pun melalui media sosial.

Hal ini diakui oleh Sri Mulyani Nasution, seorang dosen psikologi berusia 60 tahun yang kini berusaha mengikuti zaman dan memahami bagaimana media sosial serta informasi digital bekerja. Sebagai akademisi, perempuan yang akrab disapa Riri ini mengaku sebenarnya tidak kesulitan memilah-milah pemberitaan, namun ia tetap pernah tersandung berita hoaks yang ia dapatkan di TikTok.

“Kecewa, kok bisa. Mungkin karena pemberitaannya sangat masif. Apalagi sering dibaca, jadi sering muncul di linimasa. Tapi untungnya langsung dikoreksi sama anak,” katanya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU