HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemuda Muslimin Indonesia Kota Jakarta Pusat menyatakan keprihatinan atas krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di jalur Gaza, Palestina.
Mereka menekankan pentingnya dukungan terhadap misi kemanusiaan internasional dan menyerukan agar pemerintah Indonesia dalam hal ini Presiden RI, Kementerian Luar Negeri RI serta para diplomat tetap konsisten menjaga prinsip politik luar negeri Gerakan Non Blok (GNB).
“Tragedi di Gaza adalah duka kemanusiaan yang dirasakan dunia. Indonesia perlu hadir sebagai suara moral yang memperjuangkan keadilan dan perdamaian,” ujar Ketua Umum Pemuda Muslimin Indonesia Kota Jakarta Pusat, Amirullah Hijrian dalam siaran persnya yang diterima Holopis.com, Sabtu (4/10/2025).
Organisasi kepemudaan itu menilai, penderitaan masyarakat sipil tanpa memandang latar belakang harus menjadi fokus perhatian global. Karena itu, Indonesia didorong untuk memperkuat diplomasi internasional, mendorong gencatan senjata, dan mengirimkan bantuan kemanusiaan.
Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Pusat juga mengingatkan bahwa sejak 1961 Indonesia telah menjadi pelopor Gerakan Non Blok (GNB) yang menolak kolonialisme, menjaga kemandirian politik, dan mendorong perdamaian dunia.
“Kami berharap Presiden Republik Indonesia teguh serta konsisten dengan prinsip gerakan non blok sebagaimana diwariskan para pendiri bangsa,” ujarnya.
Organisasi kepemudaan itu menegaskan, bahwa Indonesia harus berada di jalur yang tepat, jangan sampai digoyang oleh salah satu pihak untuk berporos di luar jalur gerakan non blok. Sebab dengan posisi saat ini, Indonesia akan bisa menjadi penengah dan berupaya berperan sebagai juru damai bagi kedua negara yang berkonflik.
“Indonesia harus berdiri sebagai penengah yang adil, tidak terseret dalam tarik-menarik kepentingan global, serta tetap menjadikan nilai kemanusiaan sebagai pijakan yang utama,” pungkas Amirullah.

