JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah memilih nama Erick Thohir untuk menggantikan Dito Ariotedjo di posisi Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga).
Presiden Prabowo diketahui akhirnya lebih memilih menggeser Erick Thohir dari jabatannya sebagai Menteri BUMN ketimbang memasukan kader Partai Golkar baru.
Hal tersebut mematahkan spekluasi kursi Menpora yang sebelumnya akan diberikan kepada Puteri Anetta Komarudin yang juga diketahyu kader Partai Golkar.
Dalam proses pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (17/9), Presiden Prabowo mengambil sumpah Erick Thohir sebagai Menpora.
Erick pun diambil sumpahnya bersama sejumlah menteri lain yang dilantik bersamaan pada hari ini.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian bunyi sumpah jabatan tersebut.
Setelah resmi dilantik, para menteri dan wamen menandatangani berita acara pelantikan. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo.
Nama Erick Thohir sendiri diketahui pernah diduga terlibat dalam sejumlah kasus korupsi. Salah satunya perkara dana sosialisasi Asian Games 2018.
Erick Thohir yang saat itu menjabat sebagai Ketua KOI nyaris dijemput paksa karena kerap mangkir di persidangan.
Tak hanya itu, Erick Thohir juga diduga terlibat dalam skandal investasi BUMN Telkomsel/TLKM senilai Rp6,4 triliun di GOTO. Kemudian sejumlah kasus korupsi lainnya yang tengah ditangani KPK saat ini.

