JAKARTA – Dalam rangka mencegah intoleransi dan radikalisme di Indonesia, Komite Lintas Agama (KLA) DKI Jakarta akan menggelar dialog kebangsaan bersama tokoh budaya dan lintas agama pada hari Rabu, 17 September 2025, di Gereja Santo Matias Rasul Kosambi Semanan, Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Diskusi kebangsan ini menghadirkan tokoh toleransi nasional asal Lampung sekaligus Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center yakni Ken Setiawan, serta perwakilan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Kombes Pol Muhammad Dofir.
Ketua Komite Lintas Agama sekaligus panitia penyelenggara, Yohanes Rudi, mengatakan, kegiatan ini terlaksana berkat dukungan banyak pihak, khususnya dari Romo Patrick selaku Pastor Paroki Gereja serta Johanes Hardi selaku Ketua Cabang Pemuda Katolik Jakarta.
Menurutnya, situasi kondisi masyarakat akhir -akhir ini semakin bergejolak akibat tekanan dan kesenjangan, yang memicu meningkatnya konflik sosial intoleransi, dan radikalisme diberbagai kota besar.
“Komite Lintas Agama merasa turut bertanggung jawab untuk berperan aktif dalam meredakan dan mencegah perpecahan antar sesama anak bangsa agar tidak berkelanjutan,” kata Yohanes dalam siaran persnya yang diterima Holopis.com, Rabu (10/9/2025).
Ia menambahkan, banyak tantangan yang dihadapi tokoh lintas agama dalam meredam konflik intoleransi dan radikalisme yang sudah mengarah pada isu SARA dan rasisme serta kesukuan.
Oleh karena itu, KLA Jakarta pun menghadirkan Ken Setiawan dan Densus 88 agar para peserta dapat menjadi agen perdamaian dan semangat toleransi di lingkungan masing-masing.
“Kegiatan ini merupakan awal. Ke depan, kami berharap setiap pemuka agama bisa menindaklanjutinya dengan membuat ruang ruang diskusi antar umat bergama agar tercipta suasana yang aman dan damai, meski latar belakang yang berbeda beda,” tutup Yohanes Rudi.


