JAKARTA – Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah atau yang lebih dikenal dengan nama Acil Bimbo, merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah musik Indonesia. Ia lahir di Bandung pada masa pendudukan Jepang, 20 Agustus 1943, dan sepanjang hidupnya dikenal sebagai musikus sekaligus budayawan.
Acil adalah bagian dari grup musik legendaris Bimbo yang sejak era 1960-an telah mengisi perjalanan musik Tanah Air dengan karya-karya bernuansa khas. Dengan suara, gaya, dan dedikasi yang konsisten, ia menjadi sosok yang dihormati di industri musik Indonesia.
Acil Bimbo meninggal dunia pada 2 September 2025 di Jakarta dalam usia 82 tahun, meninggalkan jejak karya dan kiprah sosial yang luas.
Biodata
- Nama Lengkap: Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah
- Nama Populer: Acil Bimbo
- Tanggal Lahir: 20 Agustus 1943
- Tempat Lahir: Bandung, Masa Pendudukan Jepang
- Tanggal Wafat: 2 September 2025
- Tempat Wafat: Jakarta, Indonesia
- Pekerjaan: Musikus, Budayawan
- Tahun Aktif: 1958–2025
- Pendidikan: Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (1974), Kenotariatan Universitas
- Padjajaran (1994)
- Istri: Ernawati
- Anak: 4 orang
- Cucu: Termasuk Hasyakyla Utami dan Adhisty Zara (mantan anggota JKT48)
Kehidupan Pribadi dan Perjalanan Karier
Acil Bimbo adalah anak kedua dari tujuh bersaudara. Sejak muda, ia menunjukkan minat mendalam pada dunia musik dan banyak dipengaruhi oleh musisi internasional seperti Robin Gibb, Everly Brothers, Cliff Richard, Tommy Steele, the Mills Brothers, dan Paul Anka.
Bersama Bimbo, ia menorehkan berbagai karya yang tidak hanya populer, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam di hati masyarakat Indonesia. Grup ini dikenal dengan harmoni vokal yang khas, lirik yang puitis, dan kekuatan musikal yang unik, menjadikan Bimbo salah satu ikon musik Tanah Air.
Di luar musik, Acil Bimbo memiliki peran besar dalam bidang sosial dan kebudayaan. Ia mendirikan Lembaga Swadaya Masyarakat bernama ‘Bandung Spirit’ pada tahun 2000 yang fokus pada kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Selain itu, ia juga menjadi pembina dan penasihat di berbagai organisasi yang bergerak di bidang kebudayaan.


