JAKARTA – Bencana karhutla (kebakaran hutan dan lahan) hingga saat ini masih melanda sejumlah provinsi baik yang ada di Pulau Sumatera maupun Pulau Kalimantan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, karhutla telah terjadi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Sabtu (2/8).
Lokasi terdampak berada di Desa Tg Agung, Kecamatan Tg Palas Timur dengan luas lahan terbakar mencapai 9,89 ha.
“Petugas gabungan berhasil mengendalikan titik api sehari sesudahnya. Setelah pemadaman, upaya selanjutnya yaitu pendinginan di lokasi terbakar,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (5/8).
Di wilayah Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat, karhutla terjadi pada Minggu (3/8). Lokasi kejadian berada di Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan.
Luas lahan terbakar sekitar 2 ha. Pada hari yang sama, api berhasil dipadamkan petugas gabungan. Tidak ada laporan adanya korban jiwa dari peristiwa yang terjadi di dekat pemukiman warga.
Laporan karhutla berikutnya juga terjadidi Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan informasi BPBD setempat, insiden yang terjadi pada Sabtu (2/8) disebabkan kesengajaan warga.
“Lokasi kebakaran berada di Desa Sanggung, Kecamatan Gatak. Luas lahan terbakar mencapai 20 hektar,” ujarnya.
Selain itu, Abdul juga menyampaikan mengenai penanganan karhutla di sejumlah wilayah, khususnya provinsi prioritas. Karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah, api berhasil dipadamkan di seluruh wilayah pada Minggu (2/8).
“Pemadaman sejumlah titik api di beberapa wilaya dilakukan tim gabungan. BPBD mencatat total lahan terbakar seluas 428,2 hektar,” ungkapnya.
Masih di Pulau Kalimantan, Abdul menyampaikan adanya titik panas sebanyak 51 titik di Provinsi Kalimantan Barat pada Minggu (3/8).
Penanganan karhutla dibantu dengan adanya hujan intensitas ringan hingga lebat selama 24 jam terakhir yang turun di sebagian wilayah Kalimantan Barat.
Luas lahan terbakar hingga 3 Agustus 2025 mencapai 1.165,02 ha. Lahan terdampak paling besar berada di Kabupaten Ketapang seluas 497,82 ha.
Sedangkan di wilayah Provinsi Riau, penanganan karhutla masih terus berlangsung. Adapun luas lahan terbakar mencapai 1.496,94 ha.
“Pantauan pada Sabtu kemarin, kualitas udara beberapa wilayah berada pada kategori baik, seperti di wilayah Pekanbaru, Kampar, Siak, Bengkalis, Dumai dan Rokan Hilir,” tutupnya.


