JAKARTA – Bencana banjir merendam setidaknya dua kabupaten yang ada di Provinsi Lampung sejak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, bencana banjir yang pertama dilaporkan terjadi di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, pada Senin (28/7).
“Sedikitnya tiga desa yakni Desa Maja, Sukajaya Punduh, dan Pekon Ampai di Kecamatan Marga Punduh terdampak banjir,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com.
Abdul mengatakan bahwa banjir yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan air saluran irigasi meluap ini mengakibatkan sedikitnya 88 unit rumah terendam.
“Saat ini banjir juga telah surut,” imbuhnya.
Untuk merespons kejadian ini, BPBD telah menerjunkan tim guna melakukan upaya pertolongan dan asesmen serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
Banjir berikutnya diketahui juga terjadi di Kabupaten Tanggamus, pada Selasa (29/7). Banjir yang merendam 18 desa di 5 kecamatan ini terjadi akibat dipicu oleh luapan sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung cukup lama.
“Akibat banjir ini sebanyak 632 unit rumah terendam banjir. Selain itu, kerugian materiil yang tercatat di antaranya satu unit jembatan rusak, dua unit fasilitas pendidikan, dan satu unit kantor desa, dan 93 hektare lahan persawahan terendam banjir,” jelasnya.
Menyusul bencana ini Tim BPBD Tanggamus telah melakukan penanganan darurat dan asesmen dengan lintas sektor. Hingga saat ini kondisi mutakhir dilaporkan sebagian wilayah sudah surut namun di sebagian lainnya masih tergenang.
“Kendati demikian warga yang mengungsi mandiri telah kembali ke rumah masing-masing,” imbuhnya.


