KPK Ungkap Penerimaan Uang ke Divisi Corsec Bank BJB dari Perusahaan Agency

0 Shares

JAKARTA – KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menduga Divisi Corporate Secretary (Corsec) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk atau BJB (BJBR) menerima sejumlah uang. Diduga kick back dari sejumlah perusahaan agency pada 2023 itu terkait proyek pengadaan iklan pada Bank BJB periode 2021–2023 yang berujung rasuah.

Dugaan rasuah pengadaan iklan BJB itu saat ini sedang diusut KPK. Lembaga antirasuah mendalami dugaan penerimaan uang dari para perusahaan agency ke Divisi Corsec Bank BJB saat memeriksa mantan Direktur Utama BJB Yuddy Renaldi sebagai saksi pada Rabu (23/7/2025).

“Yang bersangkutan dimintakan kesaksiannya terkait peristiwa-peristiwa penerimaan uang dari para perusahaan agency ke Divisi Corsec Bank BJB pada tahun 2023,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, seperti dikutip Holopis.com, Kamis (24/7).

Sayangnya saat ini belum diungkap berapa uang yang diduga mengalir ke Divisi Corsec Bank BJB. Mengingat hal itu sedang didalami tim penyidik.

Dalam kasus ini, KPK telah menjerat Yuddy Renaldi sebagai tersangka. Yuddy Renaldi ditetapkan sebagai tersangka bersama-sama Pimpinan Divisi Corsec BJB, Widi Hartoto, dan tiga orang pihak swasta pemilik agensi iklan yaitu, Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan R. Sophan Jaya Kusuma.

Hari ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ikin Asikin Dulmanan selaku Pengendali PT Cakrawala Kreasi Mandiri & PT Antedja Muliatama. Ikin Asikin akan diperiksa sebagai saksi.

- Advertisement -

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” ucap Budi.

KPK menduga perbuatan rasuah lima tersangka itu membuat negara merugi hingga Rp 222 miliar. Hingga saat ini, KPK belum menahan lima tersangka. Namun, mereka sudah dicegah berpergian ke luar negeri selama enam bulan.

Disisi lain, Yuddy saat ini juga menjadi salah satu dari delapan tersangka dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit di PT Sritex yang diusut Kejaksaan Agung (Kejagung). Oleh Kejagung, Yuddy ditetapkan menjadi tahanan kota dengan alasan kesehatan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rangga Tranggana
Rangga Tranggana
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU