Driver Ojol Suarakan 5 Tuntutan ke Presiden Prabowo

0 Shares

JAKARTA – Ratusan massa aksi dari driver ojek online (ojol) menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Indosat untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Aksi tersebut dibatasi hingga di Jalan Medan Merdeka Selatan, seberang Menara ANTARA oleh aparat Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.

“Kami akan menunggu hasilnya hari ini, karena keputusan Bapak Presiden mementukan nasib kami rakyat Indonesia yang menjadi tanggung jawab Bapak
Presiden,” kata orator di atas mobil komando seperti dilihat Holopis.com, Senin (21/7/2025).

Aksi bertajuk 217 tersebut diklaim sebagai aksi tuntutan perbaikan nasib mereka dan anaka-anak para driver ojek online tersebut, untuk tetap bisa hidup sejahtera.

“Kita membawa harapan, kita membawa nasib anak-anak kita yang kita perjuangkan setiap hari, karena masa depan mereka (anaka-anak driver ojol) ada di tangan mereka (pemerintah),” ujarnya.

Tuntutan utama dari Aksi 217 tersebut adalah mendesak kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membatasi komisi aplikator ojek online maksimal 10 persen dari total trip. Di mana saat ini, potongan aplikator yang berjalan lebih dari 20 persen.

- Advertisement -

“Kita akan menuntut 10% cukup komisi aplikator,” tegasnya.

Dalam aksi unjuk rasa elemen driver ojek online ini, berikut adalah lima tuntutan yang hendak mereka sampaikan, antara lain ;

1. Menghapus sistem perbudakan slot dan “aceng”,
2. Potongan komisi maksimal 10%,
3. Menghapus sistem driver prioritas,
4. Segera menyusun Undang-Undang Transportasi Online, dan
5. Revisi aturan transportasi online yang dinilai merugikan pengemudi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU