JAKARTA – Kabar gembira datang bagi jemaah haji asal Indonesia. Pemerintah Arab Saudi secara resmi menyetujui pembangunan Kampung Haji Indonesia yang berlokasi sangat strategis, yakni hanya sekitar 400 meter dari Masjidil Haram di Kota Makkah.
Hal ini diungkapkan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM, Rosan Roeslani, usai mendampingi kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi.
Diresmikan atas Persetujuan Langsung Putra Mahkota MBS
Kampung Haji ini terwujud setelah Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud (MBS) menyetujui permintaan langsung dari Presiden Prabowo. Persetujuan ini menandai era baru hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi, khususnya dalam pelayanan ibadah haji.
“Presiden Prabowo mengusulkan agar Indonesia memiliki satu kawasan permanen untuk jemaah haji, dan proposal ini disambut hangat oleh MBS,” ujar Rosan dalam keterangannya, Minggu (13/7).
Fasilitas Lengkap dan Khusus untuk Jemaah Indonesia
Kampung Haji Indonesia nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti asrama jemaah, klinik kesehatan, dapur umum, dan pusat logistik yang akan memudahkan jemaah selama melaksanakan ibadah haji.
Tak hanya itu, lokasi yang hanya berjarak sekitar 400 meter dari Masjidil Haram akan memangkas waktu dan tenaga jemaah untuk beribadah, terutama bagi lansia dan kelompok rentan.
Langkah Strategis Tingkatkan Kualitas Layanan Haji
Pendirian Kampung Haji ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk meningkatkan pelayanan haji dan mengurangi ketergantungan pada penyewaan hotel tahunan yang memakan biaya tinggi.
“Ini akan menjadi legacy luar biasa dalam diplomasi haji Indonesia,” tambah Rosan.


