JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (DPP FABEM) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian budaya dan pemberdayaan komunitas perempuan dengan mendukung penuh perayaan ulang tahun pertama Sanggar Menari Tari Nusantara (MTN) sekaligus Acara Milad Little Asia Afrika dan HUT Kota Jakarta yang 498 tahun.
Kegiatan yang berlangsung di ITC Kuningan, Jakarta Selatan ini menjadi ajang kolaboratif yang merayakan kekayaan seni tradisional Indonesia sekaligus memperkuat peran perempuan dalam dunia seni dan kebudayaan.
Ketua Umum DPP FABEM, Zainuddin Arsyad, mengatakan bahwa pihaknya akan terus berkolaborasi dengan berbagai komunitas yang memiliki visi serupa dalam menjaga dan menghidupkan budaya bangsa.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus melibatkan banyak elemen masyarakat, terutama komunitas perempuan yang selama ini menjadi penjaga nilai-nilai budaya di akar rumput.
“Kami percaya bahwa kegiatan seperti ini dapat memperkaya budaya Nusantara sekaligus membuka ruang pemberdayaan yang lebih luas bagi komunitas perempuan,” ujar Zainuddin dalam sambutannya seperti dikutip Holopis.com, Senin (7/7/2025).
Perayaan ulang tahun MTN yang pertama ini mengusung semangat pelestarian budaya melalui pertunjukan Tarian Nusantara dari berbagai daerah, serta lomba lagu yang menampilkan talenta dan kreativitas peserta dari berbagai latar belakang. Tarian-tarian yang ditampilkan digerakkan langsung oleh Ketua MTN, Eitha Angel Kojongian, yang selama ini dikenal konsisten mengangkat peran perempuan dalam pelestarian budaya.
Menurut Eitha, MTN hadir bukan hanya sebagai sanggar seni, tetapi juga sebagai ruang aman dan produktif bagi perempuan untuk berkarya, belajar, dan berdaya melalui seni.
“Kami berkomitmen untuk melestarikan budaya nusantara dan memberdayakan komunitas perempuan,” kata Eitha.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menawarkan ruang edukatif dan ekonomi kreatif. Selama tujuh hari ke depan, masyarakat dapat menikmati berbagai rangkaian acara seperti seminar internasional dan nasional, fashion show bertema etnik, pameran seni lukis, hingga showcase produk UMKM dari berbagai daerah.
Seluruh kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya Indonesia kepada publik, khususnya generasi muda, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Dengan menggandeng berbagai komunitas seni, pelaku usaha lokal, dan pegiat budaya, DPP FABEM dan MTN berharap kegiatan ini menjadi gerakan kolektif yang mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat.
Perayaan ini juga menjadi penegasan bahwa budaya adalah kekuatan identitas bangsa, dan harus terus dijaga serta diwariskan lintas generasi dengan penuh semangat dan kolaborasi.

