Angga Dwimas Sasongko Umumkan Proyek Action Ratu Malaka di Festival Cannes 2025

0 Shares

JAKARTA – Di tengah dominasi film horor dan komedi, hingga saat ini film dengan gendre action masih belum mencapai potensi sepenuhnya yang dapat sukses besar di pasar lokal. Berangkat dari hal itu sutradara kenamaan tanah air, Angga Dwimas Sasongko memiliki sebuah visi besar dalam membangun masa depan film bergenre action di Indonesia.

Angga sendiri sebelumnya telah sukses menelurkan banyak karya di industri perfilman tanah air di antaranya Wiro Sableng, Ben & Jody, 13 Bom di Jakarta dan Mencuri Raden Saleh. Sebagai orang yang bergerak di balik industri film, Angga melihat genre action memiliki kekuatan naratif, visual dan emosional yang masih belum banyak dimaksimalkan.

Angga bahkan tercatat menyutradarai film Mencuri Raden Saleh yang sukses menjadi film action terlaris sepanjang masih dengan lebih dari 2.3 juta penonton. Ia menyadari action bukan hanya soal adegan kejar-kejaran dan ledakan saja tetapi juga tentang ruang sinematik untuk menciptakan spektakel, karakter ikonik dan narasi yang beresonansi luas.

Angga kemudian mengumumkan proyek terbarunya berjudull ‘Ratu Malaka’ di mana ia tidak hanya kembali sebagai pembuat film tetapi juga melanjutkan perannya sebagai penggerak ekosistem cerita yang memperluas spektrum gendre Indonesia agar lebih kompetitif di pasar lokal maupun internasional.

“Ratu Malaka akan jadi film kelima saya di gendre (action) ini dan akan merangkum semua pelajaran saya dari Wiro Sableng, Ben & Jody, Mencuri Raden Saleh hingga 13 Bom di Jakarta. Tapi lebih dari itu, ini adalah karya yang personal dan monumental,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Holopis.com, Senin (19/5).

Menariknya Angga mengumumkan proyek barunya ini di Marché du Film – Festival de Cannes 2025, sebagai bagian dari inisiatif memperluas ekosistem produksi dan kolaborasi kreatif lintas negara. Saat ini, ia sedang menjajaki kerjasama strategis dengan perusahaan film dari Korea Selatan dan Amerika Serikat sebagai bentuk upaya untuk mendukung pengembangan produksi berskala internasional dan memperluas distribusi global film barunya nanti.

- Advertisement -

Sebagai tambahan, film dengan gendre Crime Thriller Action ini berlatar dunia kejahatan urban yang bertabrakan dengan mitos dan kuasa spiritual. Di tengah sindikat kriminal yang dijalankan melalui ritual dukun, ramalan kekuasaan dan struktur empat penjuru angin yang dipercaya sebagai takdir, lahirlah sosok baru yang tidak hanya menantang sistem tetapi membakarnya hingga ke akar,

Dengan pendekatan visual yang menggabungkan neo-noir aksi tangan kosong yang brutal dan ketegangan politik internal dunia kriminal, Ratu Malaka dirancang sebagai sebuah pengalaman sinematik yang visceral dan mendalam.

Film Raru Malaka sendiri saat ini tengah dalam proses pengembangan naskah lanjutan dan penyusunan strategi produksi. Proses Casting, pemilihan partner serta pengumuman nama-nama kunci akan disampaikan dalam waktu dekat. Produksi penuh direncanakan akan dimulai pada awal 2026 mendatang.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Yatti Febri Ningsih
Yatti Febri Ningsih
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU