BerandaDaerahSulselDisekap 2 Hari, Bocah Penjual Kerupuk di Makassar Diperkosa Pria Tak Dikenal

Disekap 2 Hari, Bocah Penjual Kerupuk di Makassar Diperkosa Pria Tak Dikenal

0 Shares

MAKASSAR Seorang anak perempuan pedagang kerupuk keliling di Kota Makassar disekap dan diperkosa di sebuah kamar kontrakan selama dua hari oleh seorang pria tak dikenal.

Korban yang masih di bawah mur berhasil kabur dan ditemukan di Jalan Hertasning, Makassar, kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke orang tuanya.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah kos-kosan yang berada di Jalan Batua Raya, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Makassar pada Jumat (11/4) kemarin.

“Korban di sekap dua hari satu malam, ditemukan di Jalan Hertasning. Di jalan tersebut juga korban tinggal,” kata Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Makassar, Makmur kepada awak media, Senin (14/4) malam.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian tersebut berawal pada Kamis (10/4) sekitar pukul 01.00 wita. Dimana korban dan temannya sedang menjual kerupuk di Jalan Hertasning, Kecamatan Rappocini, tepatnya di depan sebuah toko boneka.

Kemudian, pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dan membujuknya agar ikut dengannya. Pelaku menjanjikan korban untuk dibelikan baju baru dan beras jika mau ikut dengannya.

“Awalnya pada malam Kamis itu sekitar jam 1 dini hari, korban di pinggir jalan dan kebetulan pergi kencing, kemudian temannya jalan duluan, tidak ditunggu sama temannya, dia sendiri, didapatlah sama pelaku yang pura-pura mau beli kerupuknya, terus dia bilang nanti dek saya kasi uang, apa mau saya belikan, ini anak tidak mau ikut tapi dipaksa, akhirnya setelah dibujuk dia pun mengikutnyat,” ungkapnya.

Setibanya di kamar kontrakan pelaku, kata Makmur pelaku langsung menganiaya korban dan mengikat tangan serta kakinya hingga membekap mulut korban agar tidak teriak.

Di situlah pelaku melakukan aksi bejatnya dengan memperkosa korba yang masih berusia 12 tahun itu.

“Sampai di sana di kasi masuk di kos pelaku, langsung di ikat kaki di ikat tangannya dibuka semua pakainya dan disumbat tisu mulutnya. Di situ dia diperkosa sebanyak lima kali. Bahkan pelaku sempat benturkan kepala korban ke tembok,” bebernya.

Kemudian, pada Jumat (11/4) sekitar pukul 12.00 Wita, korban yang melihat pelaku tertidur berhasil kabur, lalu pulang ke rumahnya untuk memberitahu aksi bejat pelaku ke orang tuanya.

“Pelaku belum di tau, tapi pihak kepolisian dan pemerintah setempat sudah berjaga-jaga dan mencari informasi sama yang punya kos, terkait identitas pelaku,” ujarnya.

Saat ini kata Makmur, kondisi korban sangat lemah sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Korban juga telah melaporkan kejadian tersebut di Polrestabes Makassar dan telah di visum di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

“Kondisi korban sekarang ini sangat lemah dan kami tadi langsung bawa ke rumah sakit untuk di opname, pemeriksaan semua badannya, semua sampai kepalanya juga mau di scan karena sempat dibenturkan ke tembok. Kalau traumanya pasti UPTD yang tangani langsung,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Rio Anthony
Rio Anthony
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA