Dejan/Fadia Petik Pelajaran Atas Kekalahan di Final Thailand Masters 2025

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

JAKARTA – Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus menerima kekalahan di babak final Thailand Masters 2025. Meski gagal juara, keduanya memetik pelajaran berharga atas hasil tersebut.

Pertandingan final Thailand Masters 2025 Super 300 berlangsung di Nimibutr Stadium, Patumwan, Thailand, Minggu (2/2) siang WIB.

Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti kemudian berhadapan dengan wakil tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.

Dalam pertandingannya, Dejan/Fadia sudah mendapatkan perlawanan sengit sejak awal set pertama. Meski begitu, Dejan/Fadia terus memperoleh keunggulan poin hingga menang dengan skor 21-19.

Di set kedua, tekanan kembali didapat Dejan/Fadia. Sempat membalikkan keadaan menjadi 9-8, namun seterusnya poin dimenangkan Dechapol/Supissara hingga menang 17-21. Pertandingan pun berlanjut pada set ketiga.

Di set ketiga, Dejan/Fadia memimpin di awal dengan keunggulan poin 3-0, namun seketika berbalik. Dechapol/Supissara terus mendulang poin hingga menang 13-21.

Dengan demikian, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus puas keluar sebagai runner-up Thailand Masters 2025. Sedangkan titel juara berhak didapat Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.

“Dari hasil bisa dibilang cukup bagus walaupun kami belum bisa dapat gelar juara. Dari permainan masih ada yang harus ditingkatkan dari komunikasi dan sedikit pola permainan, kecil memang tapi penting di lapangan. Di luar itu, kami sudah lebih improve dari dua turnamen sebelumnya,” ungkap Dejan, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

Lebih lanjut, Dejan menyampaikan bahwa pencapaian di Thailand Masters 2025 ini jadi modal berharga untuk menatap pertandingan berikutnya.

Di sisi lain, Fadia menyadari betul bahwa masih ada kesalahan yang terjadi. Namun hal itu dijadikan pelajaran untuk diperbaiki.

“Hari ini saya mencoba lebih aktif bergerak, mencari bola, membiasakan terus bermain ganda campuran. Memang masih ada kesalahan-kesalahan sedikit yang harus diperbaiki. Kebiasaannya harus dicoba terus di latihan,” ucap Fadia.

“Habis ini langsung recovery, reset lagi pikirannya, fokus ke final ganda putri. Tanggung, sudah terakhir,” imbuh Fadia.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Achmad Husin Alifiah
Tim Penulis & Editor
Achmad Husin Alifiah
Apresiasi untuk Achmad Husin Alifiah

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU