HOLOPIS.COM, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan pembahasan dengan berbagai pihak perihal rencana pengiriman pasukan ke Gaza.
Hal itu mengemuka setelah Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapan untuk pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina.
“Untuk penyiapan Satgas PBB ke Palestina, TNI telah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa kementerian terkait,” kata Agus Subiyanto dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (6/6).
Agus kemudian memastikan bahwa pasukan perdamaian itu akan bisa langsung dikirimkan apabila sudah ada perjanjian damai antara Israel dan Palestina.
“Dan saat ini dibutuhkan mandat dari PBB untuk membentuk code development atau operasi bersama negara-negara ASEAN,” ungkapnya.
Ia menyebutkan Kementerian Pertahanan sudah menyiapkan izin prinsip untuk menggelar operasi di Gaza. Ia menjelaskan, sejumlah dampak positif jika Indonesia mengirimkan pasukan perdamaian ke Palestina.
“Sedangkan untuk Kementerian Pertahanan saat ini masih menyiapkan berbagai izin prinsip untuk menggelar operasi di Gaza dan berkoordinasi dengan Cyprus, Uni Eropa, dan Amerika Serikat untuk penggunaan dermaga apung sementara di daerah operasi,” tutur Agus Subiyanto.
Untuk pasukan yang dikirimkan nantinya, Agus mengaku telah menyiapkan brigade yang terdiri dari empat batalyon.
Empat batalyon itu terdiri dari Batalyon Support, Batalyon Kesehatan, Batalyon Zeni, dan Batalyon Perbekalan.
“Kita akan membentuk Brigade Komposit yang terdiri dari 1.212 personel,” terangnya.
Pemilihan masing-masing Batalyon itu pun ditentukan berdasarkan kebutuhan di Jalur Gaza. “Jadi kita tetap mengamankan pasukan kita yang membantu,” imbuhnya.
Selain itu, dia mengatakan TNI juga menyiapkan dua kapal rumah sakit dalam misi perdamaian tersebut, yaitu KRI Rajiman dan KRI Suharso. Menurutnya dua kapal rumah sakit itu bisa membantu perawatan bagi masyarakat yang terdampak konflik.
“Itu bisa merawat di dalam kapal, dan juga ada unit darurat bisa operasi kelas satu, ada x-ray dan ada UGD,” pungkasnya.



