Paus Fransiskus Beri Saran Ukraina Menyerah ke Rusia

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Paus Fransiskus mengatakan bahwa Ukraina saat ini sudah sepantasnya mengambil keputusan yang berani yaitu mengibarkan bendera putih alias ‘mengalah’ serta melakukan negosiasi untuk mengakhiri perang dua tahunnya dengan Rusia.

Pernyataan ini diucapkan Paus Fransiskus jauh sebelum oleh Presiden Turki, Tayyip Erdogan menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah pertemuan puncak antara Ukraina dan Rusia agar bernogosiasi dan mengakhiri perang.

“Saya pikir yang terkuat adalah orang yang melihat situasi, memikirkan tentang rakyat, dan memiliki keberanian bendera putih, dan bernegosiasi,” kata Paus Fransiskus, dikutip Holopis.com, Minggu (10/3).

Pernyataan itu dipercayai sebagai yang pertama kali pertama Paus Fransiskus menggunakan istilah “bendera putih” atau “terkalahkan” saat membahas perang di Ukraina.

Paus Fransiskus pun menolak menggunakan kata bendera putih dan negosiasi sebagai sesuatu yang negatif. Menurutnya, justru negosiasi adalah keputusan yang penuh dengan keberanian.

“Kata negosiasi adalah kata yang penuh keberanian. Ketika kamu melihat kamu kalah, dan keadaan menjadi tidak baik, kamu harus punya keberanian untuk bernegosiasi,” kata Paus Fransiskus.

- Advertisement -

“Negosiasi bukanlah menyerah,” lanjutnya.

Sebagai informasi, saat ini peperangan Rusia dan Ukraina masih terus berlanjut sejak pertama kali dimulai oleh Rusia pada Fberuari 2022. Bulan lalu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan sekitar 31.000 tentara Ukraina meninggal dunia, dan puluhan ribu masyarakat terbunuh di beberapa wilayah di negara itu.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU