Angka Kecelakaan Masih Tinggi, Kapolda Jatim Ungkap Penyebabnya

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kapolda Jatim (Jawa Timur) Irjen Pol Imam Sugianto mengakui, bahwa angka kecelakaan di Indonesia, khususnya di wilayah hukumnya masih terbilang tinggi.

Bahkan Jatim, berdasarkan data dari Korlantas Polri, berada di peringkat kedua provinsi dengan angka kecelakaan tertinggi di Indonesia, setelah DKI Jakarta.

Imam menjelaskan, bahwa salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan adalah pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang tidak sebanding dengan tingkat pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana jalan.

“Ditambah dengan perilaku pengguna jalan yang tidak tertib dalam berlalu lintas juga menjadi salah satu faktor penyebab tingginya kejadian kecelakaan lalu lintas,” ujarnya dalam acara Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas, Sabtu (10/2) seperti dikutip Holopis.com.

Sebagai informasi, angka kecelakaan di Indonesia setiap tahun terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2023 saja, terdapat 152.000 lebih kasus kecelakaan di Indonesia, dengan tingkat fatalitas korban yang terbilang cukup tinggi.

Adapun di Jatim sepanjang tahun 2023, tercatat ada 31.973 kejadian laka lantas dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 5.239 orang. Artinya, setiap harinya terjadi kecelakaan rata-rata 87 kejadian, dengan korban meninggal dunia sebanyak 14 orang.

Lebih lanjut, Jenderal bintang dua itu menegaskan, bahwa permasalahan lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan. Sebab, lalu lintas merupakan sarana penunjang pergerakan roda perekonomian masyarakat.

Lalu lintas, lanjut Imam, juga menjadi refleksi budaya bangsa sebagai cermin tingkat modernitas pembangunan peradaban yang harus dikelola dengan baik oleh negara.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa permasalahan lalu lintas merupakan permasalahan yang sangat kompleks terjadinya peningkatan jumlah kecelakaan dan titik kemacetan lalu lintas,” ujarnya.

Untuk itu, Imam berharap dalam satu tahun ke depan angka kecelakaan lalu lintas, di Jatim khususnya, bisa ditekan seminimal mungkin.

“Berbagai upaya harus dilakukan terobosan-terobosan harus dilakukan nanti di akhir tahun akan kita coba evaluasi,” pungkasnya.

Apa reaksi kamu ?
+1
0
+1
0
+1
0
quick count

BERITA TERBARU

TERPOPULER