HOLOPIS.COM, JAKARTA – Salah satu korban pencurian barang bawaan Bus Rosalia Indah, Widino Arnoldy mengaku sangat kecewa dengan sikap PT Rosalia Indah Tranport dalam menyikapi kasus pencurian yang dialaminya.
“Jujur, sangat disayangkan. Beberapa hari ini gw berusaha untuk gak mau keluar statement apapun supaya pihak Rosalia Indah bisa punya waktu untuk menanggapi hasil pertemuan (mediasi) hari Minggu kemaren,” tulis Widino dalam Tweetnya @widino yang dikutip Holopis.com, Rabu (27/12).
Ia menilai manajemen Rosalia Indah kurang serius dalam menangani kasusnya. Apalagi perkara pencurian barang di dalam bus tidak hanya dialaminya sendiri.
“Alih-alih ngasih update hasil pertemuan, ini malah buat kliping berita,” ujarnya.
Manajemen PT Rosalia Indah Transport sudah berkomunikasi dengan penumpang yang merasa kehilangan iPad di dalam bus Rosalia Indah. pic.twitter.com/WT9gIkHNm3
— Rosalia Indah Official (@Rosalia_Ind) December 26, 2023
Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa kelanjutan penanganan kasus pencurian di dalam armada bus Rosalia Indah tersebut telah ditangani oleh 2 (dua) lembaga bantuan hukum, yakni Visi Integritas dan MARCOF Law.
Dalam penjelasan yang dikutip dari Tweet Emerson Yuntho sebagai salah satu kuasa hukum menyampaikan, bahwa dua orang korban yakni Widino Arnoldy dan Arga bersama kuasa hukum sudah bertemu langsung dengan manajemen PT Rosalia Indah Transport yang diwakili oleh pihak customer service (CS) pada hari Minggu, 24 Desember 2023.
“Kami hargai itikad baik dari @Rosalia_Ind meminta pertemuan ini. Pembicaraan dilakukan dgn santai & semangat kekeluargaan. Disebutkan FX Adimas Rosdian selaku Direktur @Rosalia_Ind ingin hadir namun mengingat ybs ada persiapan Hari Natal,maka pertemuan kali ini diwakilkan tim CS,” tulis @emerson_yuntho, Senin (25/12).
Dari pertemuan itu, manajemen Rosalia Indah menyatakan sudah melakukan investigasi internal dengan memeriksa 3 (tiga) orang kru bus yang menjalankan tygas pada tanggal 19-20 Desember 2023, untuk jurusan Wonosobo – Jakarta. Sayangnya, di dalam pertemuan itu pihak Rosalia Indah belum sanggup menemukan titik terang.
“Hasilnya pemeriksaan internal belum menemukan titik temu mengenai pelaku. Hal ini karena keterbatasan dalam melakukan penyelidikan misal upaya paksa dsb. Saat ini ketiga crew tidak diperbolehkan bertugas (membawa Bis) hingga kasus ini selesai,” jelasnya.
Oleh sebab itu, pihak Rosalia Indah pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Polres Surakarta, dan disarankan untuk membuat laporan bersama dengan para korban di
Polres Tangerang dan Polda Metro Jaya. Sebab, lokasi terakhir penurunan bus ada di Ciputat yang notabane adalah wilayah hukum Polres Banten dan Polda Metro.
Di sisi lain, Emerson juga menyampaikan bahwa pihaknya mengajak bersama-sama Rosalia Indah untuk mempertanggungjawabkan kasus ini sedang serius. Disepakati ada 4 (empat) tuntutan yang diajukan oleh para korban atas kasus tersebut.
“Surat tuntutan kami beri judul “Demi kebaikan bersama dan layanan transportasi bis yang lebih baik” . Pada intinya ada empat tuntutan yang kami ajukan kepada @Rosalia_Ind,” ujarnya.
Tuntutan ;
- Pihak PT Rosalia Indah meminta maaf secara terbuka kepada @widino, @argayuliantoo dan korban lainnya melalui media sosial yang dimiliki oleh @Rosalia_Ind,
-
@Rosalia_Ind memberikan dukungan penuh kepada pihak kepolisian dalam mengungkap dan menuntaskan kasus tindak pidana pencurian yang terjadi,
-
@Rosalia_Ind memberikan kompensasi atau ganti kerugian kepada korban tindak pidana pencurian yang terjadi di dalam Bis Rosalia Indah, dan
-
@Rosalia_Ind melakukan langkah-langkah korektif atau pembenahan secara sistematis untuk meningkatkan pelayanan Rosalia Indah kepada konsumen khususnya layanan tentang keamanan dan pencegahan tindak pidana di dalam Bis Rosalia Indah.
Baca juga : Nelayan Tikam Nelayan di Makassar, Satu Tewas
Keempat tuntutan itu memang tidak langsung disepakati oleh kedua belah pihak. Sebab, perwakilan PT Rosalia Indah Transport perlu meneruskan surat tuntutan itu untuk dibahas oleh manajemen tinggi.
Pun demikian, Emerson bersama dengan tim kuasa hukum dan korban menyatakan masih tetap menunggu iktikad baik dari pihak Rosalia Indah agar menindaklanjuti tuntutan mereka, sehingga persoalan ini segera selesai.
“Tim Kuasa Hukum juga telah menyiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan jika upaya penyelesaian secara kekeluargaan dan tuntutan – ajakan demi kebaikan bersama – ini tidak dipenuhi oleh @Rosalia_Ind,” pungkasnya.
Siang ini saya dan tim hukum akan mendampingi Mas @Widino untuk melakukan pertemuan dengan manajemen @Rosalia_Ind Semoga hasil pertemuan ini memberikan kebaikan bagi kedua belah pihak dan peningkatan layanan khususnya keamanan penumpang bis Rosalia Indah
Baca juga : KPK Gadungan Ditangkap, Uang Dolar Diamankan— Buya Eson (@emerson_yuntho) December 24, 2023

