Gibran Rakabuming Ngaku Lebih Pilih Fokus Kesejahteraan Warga Ketimbang Pengungsi Ilegal Rohingya

501
0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menanggapi perihal fenomena gelombang pengungsi Rohingya yang makin bertambah setiap harinya memasuki wilayah Indonesia.

Menurut Gibran, seharusnya pemerintah saat ini lebih fokus kepada kesejahteraan warga ketimbang mengurus pengungsi Rohingya yang juga marak ditolak oleh warga Indonesia.

“Nggak perlu saya jawab. Kita fokus ke kesejahteraan warga kita dulu saja,” kata Gibran pada Senin (11/12) seperti dikutip Holopis.com.

Mengenai para pengungsi Rohingya itu sendiri, Wali Kota Solo tersebut meyakini bahwa mereka memasuki wilayah Indonesia secara ilegal. Hal tersebut kemudian mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang sebelumnya menyebut adanya jaringan mafia TPPPO dalam masuknya para pengungsi Rohingya.

“Karena itu sudah jelas, itu secara ilegal. Nah, kemarin kan pemerintah sudah memberikan beberapa solusi,” ujarnya.

“Itu aja kuncinya, ilegal,” tegasnya.

- Advertisement -

Presiden Jokowi sebelumnya mengakui untuk sementara waktu ini pemerintah akan tetap menampung para pengungsi Rohingya yang makin membludak setiap waktunya.

Jokowi pun berdalih hal itu hanya dilakukan sementara waktu meski belum bisa dipastikan kapan waktu pastinya mereka direlokasi.

“Saya sampaikan bahwa sementara, sementara kita tampung,” kata Jokowi, Senin (11/12).

Sebagai langkah lanjutan, Jokowi pun menyatakan bahwa sampai saat ini pemerintah masih berkoordinasi dengan pihak terkait dalam mengatasi para pengungsi. Meski kemudian diketahui bahwa sampai saat ini belum ada sikap tegas dari pemerintah atas arus penolakan pengungsi Rohingya.

“Kita masih berbicara dengan organisasi-organisasi internasional UNHCR dan lain-lain karena memang masyarakat lokal tidak menginginkannya,” tukasnya.

Jokowi pun sebelumnya pada beberapa waktu lalu sempat menuding, ada keterlibatan jaringan TPPO (Tindak Pidana Penjualan Orang) di balik peningkatan pengungsi Rohingya yang menjadi keluhan masyarakat.

“Terdapat dugaan kuat ada keterlibatan jaringan TPPO dalam arus pengungsian ini. Pemerintah Indonsia kan menindak tegas pelaku TPPO,” kata Jokowi beberapa waktu lalu.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU