2. Tekanan Darah Tinggi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit kronis jangka panjang, yang dapat melemahkan dinding pembuluh darah, tanpa terkecuali pembuluh darah otak. Bila tekanan darah tidak terkendali, lama kelamaan penyakit ini akan berpotensi menyebabkan stroke perdarahan (stroke hemoragik).
3. Gangguan Pembekuan Darah
Perlu diketahui, menurunnya trombosit juga dapat menyebabkan perdarahan otak. Hal ini karena, anemia sel sabit (kondisi dimana sel darah merah berbentuk abnormal), hemofilia (tubuh kekurangan protein untuk pembekuan darah), hingga mengkonsumsi obat pengencer darah dapat berkontribusi dalam hal ini.
4. Kelainan Pembuluh Darah
Faktor pemicu perdarahan otak lainnya yaitu, kelainan pembuluh darah. Kondisi yang dapat terjadi saat lahir ini dapat membuat dinding pembuluh darah di sekitar dan bagian dalam otak menjadi lemah, kelainan ini juga disebut dengan malformasi arteri vena. Adapun penderitanya tidak selalu mengeluhkan adanya gejala, namun seketika pembuluh darah dapat pecah hal ini dapat menimbulkan kondisi yang berbahaya.
5. Angiopati Amiloid
Angiopati amiloid merupakan kondisi kelainan di dinding pembuluh darah yang disebabkan oleh faktor usia ataupun hipertensi. Kondisi ini dapat menimbulkan banyak perdarahan kecil, hingga mengarah pada perdarahan yang lebih besar.
6. Pembengkakan Pembuluh Darah (Aneurisma)
Aneurisma adalah kondisi yang dapat membuat melemahnya pembuluh darah, yang dapat pecah serta menimbulkan perdarahan didalam otak. Selain itu, kondisi ini juga dapat menyebabkan stroke.
Selain beberapa faktor di atas, penyebab perdarahan otak yang lainnya yaitu tumor otak dan penyakit hati. Adapun beberapa penyebab perdarahan otak dapat diatasi sejak dini, misalnya dengan menjaga pola makan dan memiliki gaya hidup yang sehat agar terhindar dari tekanan darah tinggi.


