8 Manfaat Buah Bit untuk Kesehatan, dari Jaga Jantung hingga Cegah Kanker

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Buah bit dikenal dengan warna merah keunguan yang mencolok dan kerap diolah menjadi jus, salad, maupun smoothies.

Meski sering disebut sebagai buah, bit sebenarnya termasuk kelompok umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah, sama seperti singkong dan ubi.

Di balik tampilannya yang sederhana, bit menyimpan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Kandungan gizi yang dimiliki buah bit menjadikannya salah satu bahan pangan yang semakin populer di kalangan masyarakat.

Dalam setiap 100 gram bit terkandung sekitar 41 kalori, 9,6 gram karbohidrat, 1,6 gram protein, 2,6 gram serat, serta berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin C, folat, zat besi, dan kalium.

Kandungan nitrat, serat, antioksidan, serta berbagai vitamin dan mineral dalam buah bit membuat umbi berwarna merah ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari membantu menjaga tekanan darah hingga mendukung kesehatan pencernaan.

- Advertisement -

Salah satu manfaat yang paling banyak diteliti adalah kemampuannya membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Olahan Buah Bit Holopiscom
Jus buah bit

Kandungan nitrat dalam bit akan diubah menjadi nitrit oksida di dalam tubuh yang berperan melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan konsumsi jus bit dapat membantu menurunkan tekanan darah, meski efeknya tergolong ringan.

Bit juga dinilai baik untuk menjaga fungsi otak. Senyawa nitrat yang dikandungnya dipercaya mampu meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen ke otak sehingga dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif, terutama pada kelompok lanjut usia.

Karena itu, bit sering dikaitkan dengan upaya menurunkan risiko penurunan daya ingat atau pikun.

Bagi penderita diabetes, buah bit juga berpotensi memberikan manfaat. Beberapa senyawa di dalamnya diketahui dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan respons insulin.

Selain itu, kandungan antioksidan asam alfa-lipoat diyakini mampu melindungi sel tubuh sekaligus membantu memperbaiki kerusakan saraf yang sering dialami penderita diabetes.

Tak hanya itu, bit juga menjadi minuman favorit sebagian atlet karena dipercaya dapat meningkatkan stamina dan performa fisik.

Kandungan nitrat membantu tubuh menggunakan oksigen secara lebih efisien sehingga aktivitas olahraga dapat dilakukan lebih optimal dengan rasa lelah yang lebih rendah.

Manfaat lainnya adalah membantu mengurangi peradangan. Pigmen alami betalain yang memberi warna merah pada bit memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Kombinasi senyawa tersebut berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus memperkuat daya tahan tubuh.

Sejumlah penelitian laboratorium juga menunjukkan ekstrak bit berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker. Efek ini diduga berasal dari kandungan betain dan antioksidan di dalamnya.

Namun, para ahli menegaskan bahwa manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut sebelum dapat dijadikan terapi medis.

Bit juga kaya kalium yang berfungsi mendukung kerja saraf dan otot, sekaligus membantu mengurangi risiko kram maupun kelelahan otot.

Sementara itu, kandungan seratnya berperan menjaga kesehatan saluran cerna, melancarkan buang air besar, serta mendukung keseimbangan bakteri baik di usus.

Selain bermanfaat bagi kesehatan secara umum, bit juga mengandung folat yang penting bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan maupun ibu hamil karena berperan dalam mendukung perkembangan janin.

Meski demikian, konsumsi buah bit tetap perlu dilakukan dalam jumlah yang wajar. Mengonsumsinya secara berlebihan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan, termasuk mengganggu keseimbangan mineral tertentu maupun fungsi ginjal pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Fisca Dwi Astuti
Fisca Dwi Astuti
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU